Repsol Kembali Mesra dengan Honda di MotoGP

Berita Otomotif

Repsol Kembali Mesra dengan Honda di MotoGP

ARAGON – Repsol dan Honda melanjutkan kerja sama ciamik yang selama ini sudah terjalin sekitar 25 tahun.

Repsol sudah menjalin kerja sama dengan Honda tercatat sejak 1995. Pabrikan pelumas asal Spanyol ini menjadi sponsor paling lama di dunia balap motor khususnya MotoGP. Kolaborasi kedua brand tersebut telah menghasilkan banyak bintang di kejuaraan MotoGP.

Sebelumnya bereda kabar bahwa Repsol enggan melanjutkan kisah manisnya dengan Honda yang sudah terjalin selama 26 tahun. Pasalnya, kontrak yang akan habis pada akhir musim 2020, belum terdapat tanda-tanda positif. Namun akhirnya kabar bahagia tersebut datang, Repsol melanjutkan kolaborasinya dengan Honda Racing Corporation (HRC), hingga akhir 2022.

Repsol yang menjadi sponsor utama Honda sejak 1995, telah merasakan manisnya banyak prestasi. Sejak awal kolaborasi, sudah 15 gelar juara dunia tercipta, lebih didapatkan sejak 1995 mulai dari era Mick Doohan, Alex Criville dan Valentino Rossi.

Kolaborasi ciamik kedua brand ini menghasilkan 180 kemenangan, 447 podium di kelas utama. Sejak dimulainya kejuaraan konstruktor, Repsol Honda telah meraih setidaknya 10 gelar bersama dan masih akan berlanjut ke depannya, setidaknya saat Marc Marquez comeback.

“Bersama kami merayakan angka-angka kesuksesan yang luar biasa dan kami juga bisa menciptakan kerja sama di bidang motorsport yang unik. 2020 adalah musim yang sulit untuk seluruh dunia, tapi kami mampu untuk terus bekerja guna mencapai target bersama Repsol. Kami menatap masa depan untuk melanjutkan cerita selanjutnya dan menggoreskan tinta emas di lembaran baru,” ucap Yoshihige Nomura, HRC President seperti dikutip Speedweek.com.
Repsol Honda
Kerja sama Repsol dengan Honda dikatakan bernilai 12 hingga 15 juta dolar atau senilai Rp 176 miliar sampai Rp 220 miliar. Tentunya bukan angka yang kecil terutama di masa pandemi covid-19 seperti saat ini.

Di lain sisi, Yamaha dikabarkan justru akan memangkas beberapa pengeluaran di MotoGP. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab lambannya pengembangan motor mereka. Para pembalapnya bahkan terancam start dari pit karena sudah menggunakan mesin terakhirnya musim ini. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar