Renault Kwid Kini Punya Transmisi Otomatis, Jika Tertarik Ini Harganya

Mobil Baru

Renault Kwid Kini Punya Transmisi Otomatis, Jika Tertarik Ini Harganya

JAKARTA - Renault Kwid sedang mencoba bangkit kembali di pasar otomotif Indonesia dengan tipe transmisi otomatis.

Dua tipe transmisi otomatis langsung mereka perkenalkan sekaligus pasarkan untuk pertama kalinya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18 - 28 Juli di Serpong, Tangerang. Tipe pertama adalah Kwid AT standar, sedangkan yang kedua adalah Kwid Climber AT yang menjadi flagship dari model tersebut.

Kwid tanpa pedal kopling ini menemani peluncuran Renault Triber yang juga mengaspal perdana di pameran otomotif tersebut. Sama seperti tipe manualnya, unit masih diimpor secara utuh dari India.

“Harga Kwid Climber Rp 155 juta on-the-road Jakarta. Kwid AT yang bukan Climber Rp 145 juta,” ucap Davy J. Tuilan selaku Chief Operating Officer PT. Maxindo Renault Indonesia menanggapi pertanyaan Mobil123.com usai seremoni penandatanganan kerja sama mereka dengan Garuda Indonesia beberapa waktu lalu di Jakarta.

Para peminat harus cukup sabar menunggu. Soalnya, distribusi kepada konsumen baru dimulai pada Oktober mendatang.

Kwid Climber sendiri punya transmisi cukup unik. Girboks Automated Manual Transmission (AMT) miliknya dioperasikan tidak dengan tuas, tapi kenop yang mirip kenop AC.

Jadi untuk memasang di posisi mundur (R), netral (N), maupun maju (D), pengemudi tinggal memutar-mutar kenop tersebut.

Mesinnya sendiri masih mengusung 1.0-liter. Daya maksimal mencapai 67 hp di 5.500 rpm, dengan torsi puncak 91 Nm di 4.350 rpm.

Lihat Beberapa Bulan ke Depan
Peroleh Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Kwid transmisi otomatis di GIIAS 2019 cukup menggembirakan merek mobil asal Prancis ini. Kwid Climber laku lebih dari 100 unit.

“161 unit,” klaim Davy.

Adapun Kwid AT standar tidak membukukan pemesanan. Davy menilai peminat Kwid transmisi otomatis di GIIAS kemarin tersedot semua ke model flagship.

“Kwid manual ada SPK. 21 unit,” tandasnya.

Renault, lanjut Davy, belum memasang target. Mereka ingin melihat dulu kondisi permintaan hingga 1 - 2 bulan ke depan.

“Saya akan lihat dulu sampai September - Oktober, baru kemudian memasang target setelah itu,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support