Renault Berambisi untuk Jadi Brand Otomotif Terbesar

Berita Otomotif

Renault Berambisi untuk Jadi Brand Otomotif Terbesar

PARIS - Renault tampaknya sedang ingin melakukan pembicaraan ulang untuk melakukan merger dengan Nissan dalam 12 bulan ke depan.

Pembicaraan ulang ini tentunya adalah untuk menjadi produsen otomotif terbesar dunia, mengalahkan para rivalnya yaitu VW Group dan Toyota. Bila merger andara Renault dan Nissan berhasil, langkah selanjutnya adalah mulai melakukan penawaran untuk Fiat Chrysler Automobiles (FCA).

Penawaran tersebut sebenarnya sudah pernah dilakukan ketika Renault dan Nissan berada di bawah kendali Carlos Ghosn. Namun proposal yang diajukan Ghosn tampaknya terhenti di pemerintah Perancis.

Kini, FCA memang sedang mencari renakanan atau merger. Menariknya, chairman dari FCA, John Elkann dikabarkan telah bertemu dengan beberapa kompetitirnya, termasuk PSA Group.

Menyerap FCA sebenarnya akan menjadi masalah besar bagi produsen mobil manapun, tapi Renault mungkin salah satu yang justru akan mendapat tekanan lebih besar. Ini karena pemegang saham terbesar dari Renault adalah pemerintah Perancis yang sahamnya berpotensi untuk terdilusi.

Sementara itu, Renault dan Nissan memang selama ini tidak pernah melakukan full merger,  tapi dari sisi keuangan, kerjasama mereka terbilang sangat positif. Sementara kemitraan yang baru dilakukan antara Renault dan Nissan lebih disebabkan adanya skandal Ghosn.

Saat ini, kapitalisasi pasar Renault sudah mencapai USD 18,9 miliar sedangkan valuasi Nissan mencapai USD 35 miliar. Sedangkan FCA sendiri saat ini memiliki nilai sekitar USD 23 miliar. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar