Raih Keuntungan, Nissan Revisi Target Penjualan

Berita Otomotif

Raih Keuntungan, Nissan Revisi Target Penjualan

YOKOHAMA - Nissan tengah senang. Penjualan perusahaan yang bermarkas di Yokohama ini naik di semester pertama tahun fiskal 2014.

Kenaikan penjualan ini tentu akan berdampak positif. Pundi-pundi uang Nissan pun bertambah.

Hiroto Saikawa, Chief Competitive Officer Nissan mengatakan  kinerja penjualan dan keuangan dari periode enam bulan pertama tahun 2014 yang berakhir di 30 September lalu menampilkan hasil positif.

Untuk semester pertama tahun fiskal 2014, Nissan melaporkan pendapatan bersih terkonsolidasi 5,14 triliun yen. Angka ini meningkat 8,2% dibandingkan periode yang sama di tahun fiskal 2013.

Operating profit Nissan mencapai 261,9 miliar yen, dengan margin usaha sebesar 5,1%. Net income meningkat menjadi 237 miliar yen dengan margin bersih 4,6%. Arus kas bebas untuk bisnis otomotif mencapai 164 miliar yen untuk semester pertama ini.

"Dan kami mengakhiri periode ini dengan posisi kas bersih sebesar 1,13 triliun yen," ujarnya.

Secara global, volume penjualan di industri otomotif secara keseluruhan meningkat 3,1% menjadi 42,69 juta unit. Dari angka itu, total volume ritel Nissan naik 5,8% menjadi 2,58 juta unit pada semester pertama dengan sokongan penjualan yang kuat dari Amerika Utara dan pemulihan penjualan Nissan di China.

"Eropa menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, mengimbangi kelesuan di Jepang dan volatilitas di pasar negara-negara berkembang," jelasnya lagi.

Di Jepang, Nissan mampu menjual 291.000 kendaraan, turun 7,6% dari tahun lalu. Tapi, meski penjualan mengalami penurunan, di segmen mobil kecil penjualan Nissan cukup menggembirakan karena penjualan Nissan Dayz series menduduki peringkat nomor 2 di segmen ini.

Sedangkan di China, penjualan Nissan naik 14,6% pada semester pertama.

"Pangsa pasar secara keseluruhan kami di China selama periode ini meningkat 0,3 poin menjadi 5,6%. Tapi untuk periode Juli-September yang merupakan kuartal ketiga di tahun fiskal China, penjualan kendaraan Nissan mengalami penurunan sebesar 12% menjadi 259.000 unit, yang setara dengan pangsa pasar sebesar 5,1%," jelas Saikawa.

Di Amerika Utara penjualan Nissan naik. Amerika Serikat menampilkan pertumbuhan 13,7 persen menjadi 708.000 unit.

"Ini membantu mengangkat pangsa pasar kami menjadi 8,2%. Kinerja ini termasuk permintaan yang kuat untuk Rogue dan Altima," katanya.

"Di Kanada, penjualan meningkat 30,6% menjadi 66 ribu unit. Penjualan juga meningkat di Meksiko menjadi 138 ribu unit di mana Nissan terus menjadi pemimpin pasar dengan pangsa pasar sebesar 25,6%."

Sedangkan di Eropa, kondisi perdagangan menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Nissan melihat kenaikan penjualan sebesar 8,4% menjadi 334 ribu unit. Penjualan di Eropa termasuk Rusia meningkat 9,5% menjadi 261.000 unit sehingga pangsa pasar menjadi 3,5%. Di Rusia, penjualan meningkat 4,4% menjadi 73 ribu unit untuk pangsa pasar 6,2%.

Namun di pasar lain, volume penjualan turun 0,2% menjadi 423.000 unit yang mencerminkan penurunan ekonomi di pasar negara-negara berkembang. Di Asia dan Oceania, penjualan meningkat menjadi 180 ribu unit, naik 1,2% dan penjualan di Timur Tengah meningkat menjadi 110 ribu unit, naik 14,4%. Hal ini diimbangi dengan penurunan di Amerika Latin, di mana penjualan menurun sebesar 11,6% menjadi 88.000 unit.

Berdasarkan kinerja penjualan di semester pertama, Nissan, menurut Saikawa, merevisi perkiraan penjualan selama 12 bulan di tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2015.

Secara khusus, penjualan Nissan di tahun fiskal 2014 bakal menurun sampai 200 ribu unit menjadi 5,45 juta kendaraan. Nissan berharap bisa mengimbangi dampak negatif dari pengurangan volume penjualan di pasar negara-negara berkembang melalui peningkatan penjualan di Amerika Utara.

Revisi target penjualan itu juga mendorong Nissan untuk merevisi pendapatan mereka di tahun fiskal 2014. Net revenue di tahun fiskal 2014 ini diperkirakan akan mencapai 10,8 triliun yen.

Sedangkan operating profit tetap berada di perkiraan awal yakni di angka 535 miliar yen. Begitu pula dengan perkiraan net income yang sesuai jalur untuk menuju angka 405 miliar yen. Belanja modal diperkirakan juga akan tetap berada di angka 525 miliar yen dengan biaya R&D juga akan tetap berada pada angka 500 miliar yen.

"Kesimpulannya, saya ingin menegaskan kembali bahwa Nissan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kinerja bisnis dan kami berada di jalur untuk mencapai target setahun penuh kami," lugas Saikawa. [Syu/Idr]

Bergabunglah di Facebook dan Twitter Mobil123.com
 



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual