Proton Belum Mati di Indonesia

Berita Otomotif

Proton Belum Mati di Indonesia

JAKARTA – Proton sempat dikabarkan akan berhenti berjualan di Indonesia, namun kabar tersebut resmi ditampik mereka siang hari ini.

Melalui siaran pers resmi yang diterima oleh Mobil123, Proton menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meninggalkan pasar otomotif di Indonesia. Mereka bahkan mengklaim masih memiliki 23 pusat layanan di seluruh Indonesia dan klaim garansi akan tetap dilayani. Proton juga mengatakan bahwa saat ini ketersediaan suku cadang tetap aman meski saat ini Proton terlihat tidak aktif di pasar Indonesia.

“Sebagai pasar otomotif terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia sangat penting bagi pertumbuhan penjualan Proton di masa depan. Perubahan posisi bisnis kami di negara ini tidak mengubah niat kami untuk mengekspor berbagai kendaraan baru kami, seperti Proton X70, dalam waktu dekat,” tutur Steven Xu, Director of International Sales for Proton.

Proton pun menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan untuk menunjuk distributor lokal agar dapat memperluas jangkauan Proton. Dengan demikian Proton bisa kembali berbicara sebagai salah satu penyedia mobil di Indonesia.

“Proton memahami bagaimana beberapa pihak prihatin dengan perubahan ini tetapi kami ingin meyakinkan pelanggan, penggemar, dan mitra bisnis kami di Indonesia bahwa Perusahaan tidak akan meninggalkan negara ini dan kami akan menjadi lebih menonjol dari sebelumnya dalam waktu dekat,” tambahnya.

Di Indonesia, Proton memang seolah telah tenggelam dibandingkan dengan APM lain di Indonesia. Bahkan berdasarkan data Gaikindo, di tahun 2018 Proton hanya berhasil menjual sebanyak 18 unit kendaraan.

Namun bukan berarti Proton sudah habis. Pasalnya sejak Geely mengakuisisi 49,9% dari Proton pada tahun 2017, Perusahaan telah merencanakan ekspansi agresif di masa depan di pasar domestik dan luar negeri.

Proton telah meluncurkan rencana bisnis 10 tahun, yang menyatakan niatnya untuk menjual 400.000 mobil per tahun pada tahun 2027, dengan sebagian besar penjualan dihasilkan oleh pasar ekspor. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support