Prabowo Test Kendaraan Taktis Buatan Pindad

Berita Otomotif

Prabowo Test Kendaraan Taktis Buatan Pindad

BOGOR - Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia mencoba kendaraan taktis 4x4 Maung di Sirkuit Sentul, Bogor.

Mobil yang produksi oleh PT Pindad ini bisa digunakan sebagai tunggangan tepat untuk pasukan infantri. Hal ini karena Maung punya mobilitas tinggi, diklaim handal digunakan  menerabas medan offroad dan tentunya onroad.

Selain mampu menerjang medan sulit, Maung diklaim tetap prima dioperasikan di ruas jalan aspal dan mampu bermanuver dengan baik. Maung memiliki kecepatan aman 120 km/jam, transmisi manual 6 speed dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km.

Maung dikabarkan menggunakan mesin yang sama dengan Toyota Hilux. Mesin diesel tersebut berkode 2GD-FTV 2.4-liter, mampu melepaskan tenaga sebesar 148 hp dan torsi 400 Nm. 

Pindad pun mengklaim bahwa mesin menjadi satu-satunya bagian yang tidak dikerjakan oleh mereka. Sementara untuk komponen lain seperti sasis, dimensi, body dan beragam aspek lainnya dikerjakan langsung oleh Pindad.

Maung dapat dilengkapi dengan beragam persenjataan sesuai dengan kebutuhan. Pindad mengklaim setidaknya braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya dapat disematkan di mobil ini.

Sebelum memulai pengujian produk, Pindad telah mempresentasikan Maung secara detail dengan menghadirkan kendaraan taktis beserta tim teknisnya. Pengujian awal dilakukan di medan datar - on road yaitu jalan aspal dan paving. Pengujian pada medan datar meliputi beberapa indikator, yaitu kecepatan, percepatan, manuver putar, manuver angka 8, pengereman dan keamanan.

Setelah pengujian di medan datar - on road, Maung diuji di medan sulit - off road. Jalur yang dilewati oleh Maung merupakan medan sulit, yaitu jalur berbatu kecil, lalu jalur berbatu besar, tanjakan curam, jalan berlumpur dan dataran licin hingga sungai dangkal. Hasilnya pun bisa ditebak, Maung mampu mengatasi medan-medan tersebut.

Setelah demonstrasi selesai, Prabowo pun mencoba mengemudikan Maung secara langsung. Pada akhir pengujian, Menhan sempat melakukan diskusi singkat dengan Abraham Mose, Direktur utama Pindad serta mengapresiasi performa Maung.

“Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh,” ungkap Prabowo di akun Instagram miliknya.

Kabar lain yang beredar adalah Kemenhan telah memesan 500 unit Maung dalam waktu dekat dengan banderol mencapai Rp 600 juta per unit. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar