Honda Bersiap Naikkan Harga Brio Satya karena Tarif PPnBM Baru LCGC

Berita Otomotif

Honda Bersiap Naikkan Harga Brio Satya karena Tarif PPnBM Baru LCGC

JAKARTA – Honda bersiap merevisi harga Brio Satya. Pasalnya, tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) baru untuk model-model low cost green car (LCGC) rencananya memang berlaku mulai Januari 2022.

Honda kini sedang menunggu persetujuan serta regulasi detail dari kementerian terkait aturan baru PPnBM untuk LCGC.

“Kami masih menunggu regulasi LCGC dengan PPnBM 3 persen keluar. Tentunya kami akan mengikuti regulasi yang berlaku nanti untuk harga,” ucap Business Inovation anda Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy lewat pesan singkatnya kepada mobil123.com, Rabu (5/1/2022).

HPM juga optimistis segmen LCGC nantinya tetap banyak diminati, meski tak lagi bebas PPnBM. Apalagi, di tahun ini aktifitas konsumen mulai meningkat seiring dengan kondisi pandemi yang mulai membaik serta semakin luasnya vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.

Interior Honda Brio

“Tetap optimis karena first time buyer customer masih sangat tinggi. Pangsa pasar LCGC secara nasional sekitar 17-18 persen,” pungkasnya.

Sebagai informasi, segmen LCGC diberikan keistimewaan PPnBM 0 persen sejak diinisiasi pemerintah pada 2013. Ini merupakan 'hadiah' pemerintah karena model-model di segmen tersebut dirakit di dalam negeri, hemat BBM dan minim polusi, serta punya komponen lokal tinggi.

Itulah sebabnya model-model LCGC awalnya tak masuk daftar penerima insentif PPnBM 100 persen, ketika kebijakan untuk mendorong industri otomotif di tengah pandemi Covid-19 tersebut pertama kali diberikan pada Maret 2021.

Akan tetapi, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 juncto PP Nomor 74 Tahun 2021 sejak jauh-jauh hari mengamanatkan perubahan tarif PPnBM LCGC dari 0 persen menjadi 3 persen mulai 16 Oktober 2021.

Komposisi segmen LCGC di pasar yang cukup besar, juga perannya yang begitu penting bagi industri membuat pemerintah memasukkannya ke dalam daftar penerima insentif PPnBM yang berakhir pada Desember 2021 melalui Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1737 Tahun 2021. 

Alhasil, penerapan PPnBM 3 persen bagi Brio Satya, Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, dan Daihatsu Sigra pun diundur hingga Januari 2022.

Honda Brio Satya

Harga Honda Brio Satya Januari 2022

Berikut harga on the road (OTR) Jakarta Honda Brio Satya per Januari 2022, ketika PPnBM-nya masih 0 persen:

  • Brio Satya S MT Rp153,4 juta
  • Brio Satya E MT Rp162,4 juta
  • Brio Satya E CVT Rp177,4 juta.

Perlu diketahui, banderol di atas masih ada kemungkinan tidak direvisi. Soalnya, para pelaku industri melalui Kementerian Perindustrian kini sedang mengajukan usulan perpanjang insentif PPnBM atau malah pemberian PPnBM 0 persen permanen. 

Akan tetapi, untuk usul yang kedua, syarat komponen lokal minimal dinaikkan dari 60 persen menjadi 80 persen.

Honda Brio sendiri menjadi unit paling banyak dicari pelanggan, pada November 2021 lalu membukukan penjualan sebanyak 2.573 unit. Masing-masing Brio Satya 1.982 unit dan Brio RS sebanyak 591 unit. Total penjualan Honda Brio memberikan kontribusi sebesar 37 persen dari total penjualan Honda pada November. (Tih/Xan/Ses)

 >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru berkualitas <<<<<



Ratih Paramitha

Ratih Paramitha

Mulai meniti karir menjadi Jurnalis sejak 2013 di Sinar Harapan kemudian di Jawa Pos Koran (2015-2021). Ber-elemen air, nggak bisa nolak kalau diajak ke pantai. Meski otomotif selalu identik dengan laki-laki, tetapi bukan berarti perempuan tak perlu mempelajarinya.


Berita Utama


Komentar