Polda Metro Jaya Buka Posko Pelayanan STNK Bencana Banjir

Berita Otomotif

Polda Metro Jaya Buka Posko Pelayanan STNK Bencana Banjir

JAKARTA – Banjir yang terjadi di awal tahun 2020 membuat Ditlantas Polda Metro Jaya membuka Posko Pelayanan STNK Bencana Banjir.

Posko ini dibuka di Samsat Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya dan bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan, prioritas khusus terhadap masyarakat yang STNK nya rusak atau hilang akibat banjir. Dengan adanya posko ini diharapkan pelayanan terhadap korban banjir bisa lebih cepat.

Untuk mendapat prioritas ini, pemohon cukup melampirkan dokumen yang rusak baik STNK atau BPKB serta KTP Asli pemilik. Sedangkan untuk Cek Fisik kendaraan petugas akan jemput bola dengan mendatangi ke lokasi korban banjir sesuai dengan permohonan masyarakat korban banjir.

Sedangkan utk persyaratan penerbitan STNK Hilang, maka masyarakat harus segera melaporkan kepada Polsek atau Polres terdekat guna mendapatkan surat keterangan hilang. Surat tersebut digunakan sebagai lampiran saat pengurusan penerbitan STNK hilang dan dilengkapi dengan KTP pemilik kendaraan, fotocopy STNK yang hilang dan BPKB asli.

Meski telah terjadi besar di awal tahun 2020, cuaca ekstrim ternyata belum berakhir. Berdasarkan data dari BMKG, terdapat potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia untuk sepekan ke depan.

Berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola Tekanan Rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS) mengindikasikan terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.

Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara) dan belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.

Sementara itu berdasarkan model prediksi, aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan ke depan, kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan potensi Cuaca Ekstrem dan curah hujan dengan ‘Intensitas Lebat’ yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar