Polda Metro Jaya Akhirnya Ikut Gratiskan SIM Sambut HUT Polri

Berita Otomotif

Polda Metro Jaya Akhirnya Ikut Gratiskan SIM Sambut HUT Polri

JAKARTA – Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan diri untuk ikut serta dalam memberi keringanan pada pemohon pembuatan dan perpanjangan SIM saat ulang tahun Bhayangkara tanggal 1 Juli 2020.

Sebelumnya diberitkana bahwa Polda Metro Jaya tidak ikut berpartisipasi dalam menyelenggarakan SIM Gratis yang di gelar di beberapa Polda di Indonesia. Namun, tenyata situasi telah berubah setelah Polda Metro Jaya mendapat dukungan dari salah satu bank BUMN.

Dengan dukungan ini maka pemohon SIM yang berulang tahun pada 1 Juli 2020 akan dibantu pembayarannya oleh bank tersebut. Sehingga pemohon tidak perlu membayar biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Namun ada beberapa hal yang harus dipenuhi oleh pemohon untuk mendapatkan layanan ini. Salah satunya adalah terbatasnya kuota pemohon yang bisa mendapatkan kemudahan dari Ditlantas Polda Metro.

Untuk pembuatan SIM baru, kuota yang tersedia hanya 200 pemohon. Sementara untuk kuota perpanjangan SIM, sedikit lebih banyak yaitu 300. Untuk mendapatkannya, pemohon harus menunjukkan 1. E-KTP asli & foto copy, lulus tes kesehatan, ulus ujian teori & praktik (SIM Baru) dan menyerahkan SIM asli (Proses Perpanjangan).

Normalnya, biaya pembuatan SIM A (mobil penumpang biasa dan mobil niaga kecil) baru adalah Rp 120.000. Sementara, untuk dua jenis SIM lain yaitu SIM C (sepeda motor) serta SIM D (mobil khusus penyandang disabilitas) ialah Rp 100 ribu serta Rp 50 ribu. Biaya perpanjangan SIM lebih murah yaitu Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Lokasi pendaftaran & pelaksanaan pelayanan hanya dapat dilakukan di SATPAS Polda Metro Jaya Jl. Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat. Pendaftaran SIM gratis ini hanya berlangsung pada tanggal 25 hingga 30 Juni 2020. Pemohon juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, pemeriksaan suhu badan dan menjaga jarak guna menghindari adanya penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Polri resmi didirikan pada 1 Juli 1946 dengan melalui Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D. Djawatan Kepolisian Negara. Ketika itu, Kepolisian masih bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri.

Setelah beragam masa dilalui, Kepolisian kini telah berdiri sendiri dan berada di bawah Presiden langsung. Hal ini sesuai dengan TAP MPR No. VI/2000 serta Ketetapan MPR nomor VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan peran Polri. Kemudian kemandirian Polri diperkuat dengan UU no. 2 tahun 2002 mengenai Kepolisian Republik Indonesia oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar