Pola Mencari Mobil Bekas Mulai Bergeser

Berita Otomotif

Pola Mencari Mobil Bekas Mulai Bergeser

JAKARTA – Cara beli mobil bekas belakangan ini mulai berubah seiring dengan banyaknya portal otomotif yang menyediakan informasi kendaraan seperti Mobil123.com.

Bila sebelumnya pelanggan mobil bekas mencari kendaraan satu persatu di dealer-dealer, kondisinya kini berbeda. Kebanyakan pelanggan mencari informasi terlebih dahulu secara online, baru kemudian pergi ke dealer-dealer kendaraan bekas.

“Jadi dulu orang membeli mobil bekas mereka melakukan window shopping. Di cek satu per satu mobilnya. Tapi kini mereka sudah lebih dahulu lihat dulu di internet, cari yang kira-kira cocok kemudian di cek. Mereka (konsumen) tidak mau buang waktu, maksimal hanya lihat tiga hingga lima mobil saja,” tutur Halomoan Fischer Lumbantoruan, Presiden Direktur Mobil88.

Ia pun menambahkan bahwa saat ini di Mobil88, 56 persen konsumen sudah melihat mobil di internet baru kemudian menanyakan unit. Jumlah tersebut disebut akan terus bertambah mengingat konsumen yang berasal dari generasi milenial semakin meningkat.

“Yang melihat di internet terlebih dahulu umumnya berusia di bawah 35 tahun. Jumlahnya juga semakin banyak ke depan. Trennya saat ini memang terus meningkat, apalagi jumlah generasi milenial yang mampu membeli kendaraan juga terus berkembang,” tambahnya.

Banyaknya konsumen yang melakukan ‘pemeriksaan’ terlebih dahulu di internet sebelum akhirnya melihat mobil membuat Mobil88 mencari inovasi. Fischer mengaku akan melakukan perbaikan dari website yang dimiliki Mobil88 guna memudahkan konsumennya. Inovasi tersebut kabarnya akan diluncurkan pada tahun 2019 mendatang. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar