Pilihan Skutik Murah Antara Honda Beat dengan Yamaha Gear 125

Review

Pilihan Skutik Murah Antara Honda Beat dengan Yamaha Gear 125

JAKARTA – Skutik low-entry di Indonesia masih menjadi primadona karena selain murah, juga praktis digunakan sehari-hari. Dan Honda Beat dengan Yamaha Gear 125 kini menjadi 2 kandidat kuat untuk dipilih konsumen roda 2.

Indonesia merupakan pasar sepedamotor yang sangat seksi dengan jumlah lebih dari 6 juta unit medio 2019. Adapun skutik mendominasi penjualan motor di Tanah Air. Skutik low-entry menjadi unit paling laris dipasaran dengan dominasinya lebih dari 80 persen.

Masyarakat di Indonesia memiliki banyak pilihan skutik low-entry. Konsumen dimanjakan dengan banyaknya pilihan baik dari model, bentuk, merek, harga hingga kemampuan mesin. PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan produsen yang paling moncer dalam memasarkan skutik low-entry.
Honda Beat 110 cc
Honda Beat merupakan produk paling laris dari AHM hingga saat ini. Populasinya dikatakan telah mencapai 17 unit, dengan penjualan sebanyak 150 ribu unit perbulannya. Beat sendiri diklaim mengoleksi market share 35 persen dibanding skutik Honda lainnya.

<rtelated> Pilihan lain skutik low-entry adalah Yamaha Gear 125. Motor ini baru saja diluncurkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pekan lalu. Kendaraan yang mengusung konsep sebagai skutik serba guna ini, hadir dengan sejumlah fitur unggulan. Pertanyaannya kemudian manakah dari kedua produk yang lebih baik?

Mesin

Yamaha Gear 125 memiliki kapasitas mesin lebih besar daripada kompetitornya. Berbeda dengan Honda yang masih mempertahankan skutik bermesin 110 cc, motor Yamaha berkubikasi paling kecil yakni 125 cc.

Kesan lebih bertenaga dari produk-produk sepedamotor Yamaha bermesin 125 cc sudah melekat erat di mata konsumen. Namun segaris dengan kemampuan mesin, produk-produk 125 cc berlambang Garpu Tala mendapat cap boros.
Yamaha Gear 125

Namun saat menghadapi medan yang cukup menantang seperti tanjakan, kapasitas mesin lebih besar dibutuhkan untuk menaklukkannya. Mesin 110 cc dianggap loyo saat menempuh jalanan menanjak.

Honda Beat 110

Kapasitas mesin : 109.5 cc
Suplai bahan bakar : Injeksi (PGMM-FI)
Daya maksimum : 8.8 hp @ 7.500 rpm
Torsi puncak : 9.3 Nm @ 5.500 rpm.

Yamaha Gear 125

Kapasitas mesin : 124.9 cc
Suplai bahan bakar : Full Injection
Daya maksimum : 9.3 hp p @ 8.000 rpm
Torsi puncak : 9.5 Nm @ 5.500 rpm.

Fitur

Sebagai skutik low-entry, baik Honda Beat maupun Yamaha Gear 125 memiliki keunggulan masing-masing. Meskipun tidak selengkap skutik premium, namun konsumen masih dimanjakan dengan disematkannya beberapa fitur yang memudahkan perjalanan.

Honda Beat 110

  • Lampu depan LED
  • Power charger untuk tipe CBS ISS
  • Combi brake
  • Secure key shutter dan Seat opener
  • Tangki bensin 4.2 liter
  • Automatic Standar
  • Bagasi 12 Liter
  • Rangka Esaf
  • Ban tubless dengan rangka semakin kokoh.

Yamaha Gear 125

  • Smart Motor Generator (SMG)
  • Stop & start system
  • Answer back system
  • Pijakan kaki untuk anak
  • Ban tubeless
  • Double hook
  • Electric power socket
  • Lampu LED
  • Side stand switch

Harga

Pada akhirnya yang menentukan konsumen untuk membeli produk adalah harga jual. Pada segmen ini, tidak sedikit konsumen yang akhirnya memutuskan untuk meminang produk dengan harga lebih murah. Meskipun masih ada konsumen yang menentukan pilihan berdasarkan apa yang didapatkan dari sebuah kendaraan. [Dew/Ari]

Harga Honda Beat 110, November 2020

BeAT Deluxe

Rp. 17.250.000

BeAT CBS

Rp. 16.450.000

BeAT CBS ISS

Rp. 17.150.000

BeAT Street

Rp. 17.150.000

Harga Yamaha Gear 125, November 2020

Gear 125 S Version

Rp 17.350.000

Gear 125 Standart Version

Rp 16.750.000



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar