Pertashop Solusi BBM di Wilayah Terpencil Jawa Barat

Berita Otomotif

Pertashop Solusi BBM di Wilayah Terpencil Jawa Barat

BOGOR - PT Pertamina Persero hari ini resmi memperkenalkan Pertamina Shop (Pertashop) untuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Kali ini sosialisasi disampaikan langsung oleh Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid, kepada sekitar 8700 orang terdiri dari Camat, dan Kepala Desa se-Jawa Barat. 

“Setelah kemarin kami perkenalkan Pertashop untuk wilayah Bali, hari ini resmi kami perkenalkan di wilayah Jawa Barat. Untuk itu, Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada Pemerintahan Desa, Koperasi maupun UKM,” kata Mas’ud Khamid, Direktur Pemasaran Retail Pertamina. 

Melalui kerja sama tersebut, Pertamina menargetkan 3.827 kecamatan di Indonesia yang belum memiliki lembaga penyalur BBM seperti SPBU akan dibangun satu outlet Pertashop. Dan saat ini sudah ada 60 lokasi yang memiliki Pertashop.

Untuk penerapannya Mas'ud Khamid memastikan, harga dan kualitas BBM yang dijual di Pertashop akan sama persis dengan yang ada di SPBU. Sementara untuk pengelolaannya Pertamina akan memprioritaskan kepada lembaga desa, hal ini guna mendorong sektor ekonomi di pedesaan.

Adapun untuk konsepnya, program ini memiliki tiga kategori yakni Gold, Platinum dan Diamond. Pertashop jenis Gold berkapasitas penyaluran 400 liter per hari, sementara jenis Platinum, berkapasitas penyaluran 1.000 liter per hari. Sedangkan untuk jenis Diamond berkapasitas penyaluran 3.000 liter perhari. 

Mas’ud menambahkan, bagi yang berminat kerjasama bisnis Pertashop bisa menyiapkan lahan atau lokasi yang sesuai, dilengkapi dokumen badan usaha atau badan hukum. Selanjutnya  akan dilakukan survei lapangan untuk melihat kelayakan dari omset dan jarak dengan SPBU atau lembaga penyalur Pertamina yang telah dibangun sebelumnya. 

Setelah itu, pengurusan administrasi perizinan ke Pemda dan kemudian mengajukan desain serta pembangunan. Tahap akhir dari proses ini adalah kontrak kerjasama dengan Pertamina antara 10 sampai dengan 20 tahun.

Muhammad Datul Kahfi, Kepala Desa Cisalada, Bogor merasa antusias dengan kehadiran lembaga penyalur Pertashop. Selain membantu kebutuhan energi di desanya, menurutnya produk dari Pertashop lebih aman dan lebih terjamin kualitasnya.

"Desa saya letaknya jauh dari SPBU. Malah lebih banyak penyalur yang tidak resmi, harga dan kualitas beda. Semoga nantinya jika sudah dibangun Pertashop, warga lebih mudah mendapatkan BBM, LPG, dan pelumas," jelasnya.

Acara pengenalan Pertashop ini sendiri dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa, PDT, Transmigrasi Abdul Halim Iskandar serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Ric/Ari]




Berita Utama


Komentar