Pertamina: B30 Kebijakan 'Everybody Happy'

Berita Otomotif

Pertamina: B30 Kebijakan 'Everybody Happy'

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) mengklaim bahwa penerapan Biodiesel B30 merupakan program yang disukai oleh semua semua pihak.

Hal ini karena aturan B30 memberi dampak yang sangat luas, bahkan untuk petani kelapa sawit sekalipun. Ini karena harga kelapa sawit kembali meningkat meski Eropa masih melarang impor minyak kelapa sawit dari Indonesia.

“B30 itu bagus sekali, everybody happy. Pertama itu petani happy karena harga sawit naik lagi, kedua Pertamina happy karena kita bisa menurunkan impor solar sebesar 30 persen karena diganti oleh minyak sawit, ketiga masyarakat juga happy karena menggunakan enegri terbarukan,” ungkap Mas’ud Khamid, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina.

Saat ini, Pertamina sudah memiliki 28 titik pengisian B30 di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Hingga nantinya, seluruh SPBU di Indonesia sudah menyediakan Biodiesel B30.

Meski diklaim merupakan kebijakan yang bisa membuat semua orang senang, Asosasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) justru kurang setuju akan hal ini. Pasalnya, kebijakan Biodiesel B30 dinilai tidak cocok untuk truk-truk tua.

“Sebelum kami menjalankan kebijakan ini, kami sudah melibatkan semua pihak terkait mulai dari konsumen pengguna B30 dan dari asosiasi-asosiasi terkait. Kalau ada satu atau dua yang melolak kebijakan ini, itu adalah suara konsumen dan akan kami tindak lanjuti bersama regulator,” tambahnya kemudian.

Pemerintah resmi menerapkan aturan B30 untuk bahan bakar biodiesel di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi polusi udara serta mengurangu jumlah impor BBM. Kebijakan ini dikabarkan akan terus semakin ditingkatkan hingga nantinya biodiesel di Indonesia dapat mencapai B100. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar