Perodua Ingin Kembangkan Mobil untuk Daihatsu di Asia Tenggara

Berita Otomotif

Perodua Ingin Kembangkan Mobil untuk Daihatsu di Asia Tenggara

KUALA LUMPUR – Perodua atau Daihatsu Malaysia menegaskan keinginannya untuk mengembangkan kendaraan yang bisa digunakan di pasar regional.

Hal ini disampaikan oleh Datuk Zainal Abidin Ahmad, President and CEO Perodua di sela-sela presentasi Full Year Review Perodua beberapa waktu lalu. Menurutnya, meski  pasar Daihatsu lebih besar di Indonesia namun fasilitas R&D Perodua di Malaysia masih lebih lengkap.

“Dalam hal R&D, saat ini Perodua khususnya pada perlengkapan pengujian, investasi dan fasilitasnya lebih besar dari Indonesia,” tegasnya.

Saat ini, kapabilitas R&D Perodua sudah mencakup full top hat upper body design, engineering design, pengembangan part lokal termasuk bertanggung jawab untuk melakukan facelift. Tapi langkah besar yang ingin diambil adalah mengembangkan kendaraan dengan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA).

“Ketika R&D kami bisa mencapai level yang menjadi pusat di Asia Tenggara, kami akan mendesain mobil untuk Daihatsu pula. Apapun itu baik Perodua sendiri atau Daihatsu sekalipun,” tegasnya kemudian.

Ia pun menambahkan bahwa menjadi pusat pengembangan akan menjadikan mereka memiliki kemampuan untuk memilah kebutuhan. Sehingga pengembangan kendaraan di masing-masing negara kemungkinan akan berbeda satu sama lain.

“Sebagai contoh, ada permintaan mengembangkan brand Daihatsu untuk pasar Indonesia. R&D kami sanggup melakukan itu, tapi bukan berarti kami (Perodua) akan mennggunakan model yang sama di pasar Malaysia,” jelasnya.

Ia juga mengungkap bahwa Daihatsu dengan Perodua sebenarnya telah berkerjasama untuk pasar berbeda. Dan sejak tahun lalu, Perodua telah mengerjakan sejumlah pekerjaan untuk mengembangkan kendaraan di berbagai negara.

Perodua juga mengungkapkan bahwa total investasi R&D telah mencapai RM 1,4 miliar atau setara Rp 4,699 triliun. Jumlah tersebut mencapai 18% dari total investasi mereka. Investasi tersebut telah dikeluarkan guna membangun sejumlah fasilitas seperti engine lab, test track, thermal chamber, VPT lab, emissions test centre dan design studio/research centre.

Mereka pun akan meningkatkan fasilitas test track yang disesuaikan dengan kondisi jalan di Malaysia. Pekerjaan ini diharapkan akan ramping pada akhir tahun 2020. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support