Perluasan Aturan Ganjil-Genap Hingga Oktober Tak Picu Pembelian Mobil Baru

Berita Otomotif

Perluasan Aturan Ganjil-Genap Hingga Oktober Tak Picu Pembelian Mobil Baru

JAKARTA – Perluasan aturan ganjil-genap di Jakarta, yang baru saja diputuskan akan berlanjut hingga Oktober, kemungkinan tak memberi dampak negatif maupun positif ke penjualan mobil baru.

Sejak Juli kemarin, masyarakat Ibu Kota dihadapkan pada perluasan aturan ganjil-genap di lebih banyak jalan protokol demi membatasi jumlah kendaraan sebelum dan selama Asian Games 2018. Pemerintah daerah menetapkan peraturan itu tetap diberlakukan hingga 13 Oktober karena Jakarta juga akan menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018.

Aturan ini sendiri mewajibkan mobil berpelat nomor ganjil hanya bisa melewati ruas-ruas jalan yang ditentukan pada tanggal ganjil. Demikian pula sebaliknya, kendaraan beroda empat dengan pelat nomor genap cuma boleh melintas di tanggal genap.

Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menilai usaha pembatasan jumlah kendaraan ini tak akan memicu konsumen membeli mobil baru dengan pelat nomor berbeda, baik secara kredit maupun tunai. Prediksi ini ia simpulkan dengan berkaca dari dampak pelaksanaan perluasan ganjil-genap sepanjang Asian Games 2018.

“Sepertinya tidak berpengaruh. Habisnya, sepanjang Asian Games 2018 kemarin tidak ada agen pemegang merek (APM) yang mengeluhkan penjualan mobil mereka turun. Tidak ada juga yang bersorak-sorak mengatakan penjualan mereka naik,” ujar Jongkie ketika dihubungi Mobil123.com.

Ia tidak mengetahui apakah hal ini memang disebabkan oleh daya beli konsumen kendaraan bermotor Indonesia yang memang masih lemah sejak beberapa tahun ke belakang atau karena faktor-faktor lain seperti membaiknya transportasi publik plus layanan taksi/ojek online. Menurutnya, Gaikindo sejauh ini belum membuat riset khusus mengenai hal itu.

“Mungkin sekarang orang lebih memilih cari jalur alternatif lain kalau mobil hanya satu dan enggak mau ditilang. Bisa juga mereka beralih ke transportasi begitu. Saya kurang tahu karena kami enggak pernah membuat satu analisa khusus mengenai efek ganjil-genap ini,” tandas Jongkie.

Sebagai informasi, penjualan wholesales mobil baru pada Januari – Juli, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), naik 7,16 persen dari 616.914 unit menjadi 661.093 unit. Adapun penjualan retail tumbuh 11,6 persen dari 591.214 unit menjadi 659.820 unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar