Perhatian! Ini Modus Operandi Para Pelaku Begal Sepeda

Berita Otomotif

Perhatian! Ini Modus Operandi Para Pelaku Begal Sepeda

JAKARTA – Kepolisian mengungkap modus operandi begal sepeda di Jakarta, sekaligus meminta warga untuk waspada ketika melakukan aktivitas tersebut.

Modus operandi berbagai kasus begal sepeda di Ibu Kota, seperti dilaporkan situs NTMC Polri baru – baru ini, tidak berbeda jauh. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap 10 tersangka, dari enam kasus begal sepeda di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

Inspektur Jendral Polisi Nana Sudjana selaku Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjelaskan bahwa pelaku begal sepeda biasanya berjumlah dua orang. Mereka berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dan telah menentukan serta mengincar korban sejak jauh.

“Modus pelaku mengamati kemudian tentukan korban. Biasanya korban yang sendirian atau lepas dari temannya. Mereka kuntit biasanya gunakan satu motor berboncengan,” kata Nana saat konferensi pers.

Ada pula begal sepeda yang dilakukan dengan menggunakan dua motor. Jika cara ini yang digunakan, motor pertama akan melaju lebih dulu melewati korban untuk memastikan situasi aman. Adapun motor kedua bertindak sebagai eksekutor.

“Yang satu mengamati kalau aman kemudian yang belakang memepet dan merampas barang yang ada,” lanjut Nana.

Begal sepeda mengincar barang – barang yang mudah terlihat atau diambil. Salah satu contohnya adalah ponsel.

Dikatakan, banyak pesepeda yang meletakkan barang di tempat – tempat yang mudah dirampas. Contohnya adalah pada bagian belakang atau di setang sepeda.

“Biasanya pesepeda meletakkan barang di belakang atau di setang. Ini yang membuat pesepeda terjatuh dan luka-luka,” jelas Nana.

Meski tersangka begal sepeda yang ditangkap sudah cukup banyak, Nana meminta para pesepeda tetap waspada saat beraktivitas. Polda Metro Jaya sendiri sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki, mengungkap, dan meringkus para pelaku begal sepeda.

Masyarakat yang menjadi korban diimbau untuk melaporkannya kepada polisi. Ini agar aparat keamanan dapat lebih mudah melakukan profiling (penelusuran identitas) pelaku.

Personel Polda Metro Jaya pun telah disiagakan untuk patroli di titik - titik rawan begal sepeda, baik secara terbuka maupun tertutup. Adapun titik – titik tersebut antara lain di sekitar Stasiun Kota, Kota Tua, atau di sekitar Jl. Sudirman dan Jl. Thamrin. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar