Kelemahan Daihatsu Sigra Bekas dan Tips yang Perlu Diketahui Sebelum Membelinya

Panduan Pembeli

Kelemahan Daihatsu Sigra Bekas dan Tips yang Perlu Diketahui Sebelum Membelinya

Daihatsu Sigra bekas masih diminati oleh calon pembeli kendaraan roda empat Tanah Air. Mobil yang bermain di segmen LCGC MPV 7-seater ini cocok untuk kalangan menengah ke bawah karena harganya yang cukup terjangkau.

Sigra pertama kali meluncur di Indonesia pada 2016 dan mengalami penyegaran pada 2019. Versi baru dari kembaran Toyota Calya itu kini dibanderol mulai dari Rp126,05 juta sampai Rp171 juta on the road Jakarta. 

Sementara jika menilik versi bekasnya mulai dari keluaran 2016 sampai 2021 banderolnya jauh lebih terjangkau, berada di bawah Rp160 juta.

Daihatsu Sigra Bekas 2016

Nah, bagi Anda memiliki bujet terbatas sehingga tak memungkinkan untuk membeli versi terbaru, Sigra bekas bisa menjadi pilihan yang pas untuk mobil keluarga.

Sebelum memutuskan untuk meminangnya, tidak ada salahnya mengetahui dahulu kelemahan dari Daihatsu Sigra bekas supaya tidak terkejut atau kaget ketika sudah memilikinya.

Kelemahan Daihatsu Sigra Bekas

Ada beberapa kelemahan yang ada di Daihatsu Sigra, tapi umumnya ditemukan pada model-model keluaran lama.  

Berikut adalah beberapa kelemahan yang sering ditemukan pada Daihatsu Sigra bekas serta tips menanggulanginya.

Suspensi Belakang Ambles

Kelemahan pertama dari Daihatsu Sigra ada pada suspensinya. Banyak pemilik Sigra terdahulu mengeluhkan suspensi belakang mobil ambles ketika kabinnya diisi 7 penumpang dewasa begitu juga saat membawa beban berlebih.

Suspensi yang terlalu empuk ini ditemukan pada Sigra keluaran 2018 ke bawah. Sementara, pada model keluaran di atas 2018 persoalan tersebut tidak lagi ditemukan karena PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) sudah melakukan pembaruan.

Jika Anda berencana membeli Sigra bekas keluaran awal, ada baiknya menyiapkan dana tambahan untuk mengganti suspensi lama dengan yang baru agar mobil tidak ambles.

Kaca Belakang Mudah Pecah

Kaca belakang Daihatsu Sigra mudah pecah. Kekurangan ini ditemukan pada Sigra lansiran 2018 ke bawah

Persoalan ini sempat ramai menjadi bahan pembicaraan seiringnya banyaknya kasus kaca pecah secara tiba-tiba tanpa sebab dan tidak ada gejala apapun.

Pihak Daihatsu menyebutkan kalau penyebab dari mudah retaknya kaca belakang dikarenakan proses pengiriman kaca dari supplier ke pabrik perakitan mobil Daihatsu.

Pada saat itu, PT ADM menyarankan para pemilik Sigra keluaran 2018 ke bawah membawa mobil ke bengkel resmi untuk dilakukan penggantian kaca secara gratis.

Sekarang kasus kaca belakang pecah dengan sendirinya sudah jarang terdengar. Meskipun begitu, untuk para calon pembeli Sigra bekas patut waspada akan hal ini, apalagi jika Sigra yang diincar keluaran awal.

Jok Belakang Sulit Dilipat

Kendala lain yang ditemukan pada Daihatsu Sigra adalah soal pengaturan jok belakang mobil. Tidak sedikit pemilik Sigra yang mengeluhkan kalau kursi baris ketiga sulit untuk dilipat.

Susahnya melipat jok belakang ini dikarenakan adanya karpet tambahan di atas karpet dasar pada bagian belakang kabin, sehingga dasar mobil menjadi lebih tebal. Kondisi lantai mobil yang semakin tebal, jarak pengunci jok dengan pengaitnya semakin jauh.

Dibanding dengan kelemahan sebelumnya, penyelesaian dari isu jok belakang yang sulit dilipat ini bisa dilakukan sendiri. Salah satunya adalah dengan memastikan pemasangan karpet lebih presisi agar tidak menutupi tempat di mana pengunci jok berada, atau yang lebih sederhana dengan melepas karpet tambahan tersebut.

Satu cara lainnya adalah dengan melepas stopper karet yang ada di bagian bawah rangka jok mobil. dengan dilepasnya stopper karet tersebut, jarak antara pengait dan pengunci akan lebih dekat sehingga lebih mudah untuk melipat kursi baris ketiga.

Selang AC Terlalu Pendek

Kelemahan lainnya adalah selang AC yang terlalu pendek. Karena saluran pembuangan air AC pendek, air buangannya sering membasahi kaki-kaki atau sasis mobil.

Hal tersebut sangat berisiko karena sasis mobil akan menjadi lebih cepat karatan.

Untuk menanggulangi isu ini, para pemilik mobil Sigra biasanya menggunakan selang tambahan. Selang tersebut kemudian disambungkan dengan saluran AC yang sudah ada, lalu diikat dan ditahan di bagian bawah menggunakan cable ties.

Dengan begitu, saluran tambahan tersebut tetap pada posisinya dan tidak terjutai ke mana-mana.

Ban Serep Longgar

Satu lagi kelemahan yang sering ditemukan pada Daihatsu Sigra ada pada tempat penyimpanan ban serep di kolong mobil.

Banyak juga yang mengeluhkan kalau penempatan ban serep mobil Sigra ini sering longgar, dan karenanya kerap timbul bunyi-bunyi abnormal ketika mobil dikendarai.

Tentu saja hal ini akan mengganggu kenyamanan saat mengendarai mobil.

Untungnya, penanganan masalah ini dapat diakali dengan mudah. Pemilik Sigra cukup membutuhkan kain atau baju bekas untuk disumpal ke tempat penyimpanan ban serep, sehingga berfungsi sebagai bantalan untuk mencegah timbulnya bunyi yang mengganggu.

Harga Daihatsu Sigra Bekas

Daihatsu Sigra bekas bisa ditemukan pada listing mobil bekas di mobil123.com. Saat ini tersedia ratusan Sigra bekas yang siap untuk dibeli.

Berikut kisaran harga Daihatsu Sigra bekas berdasarkan tahun produksi yang tersedia di mobil123.com

  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2016 mulai dari Rp89 juta hingga Rp110 juta
  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2017 mulai dari Rp95 juta hingga Rp125 juta
  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2018 mulai dari Rp95,5 juta hingga Rp153,5 juta
  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2019 mulai dari Rp92 juta hingga Rp139 juta
  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2020 mulai dari Rp128 juta hingga Rp151 juta
  • Daihatsu Sigra bekas tahun produksi 2021 mulai dari Rp101,9 juta hingga Rp150,5 juta.

[ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas <<<<<



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar