Penjualan Xenia Kecil Banget di 2020, Daihatsu Siapkan Model Baru?

Berita Otomotif

Penjualan Xenia Kecil Banget di 2020, Daihatsu Siapkan Model Baru?

JAKARTA – Penjualan Daihatsu Xenia pada 2020 luar biasa kecil, baik dari sisi wholesales maupun retail. Model ini hanya menjadi kontributor penjualan keenam dari kedua sisi itu bagi Daihatsu, kalah amat jauh dari Sigra.

Berdasarkan data yang diberikan Daihatsu, penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer untuk stok) Xenia hanya 8.631 unit sepanjang 2020 atau cuma 9,5 persen dari total seluruh model yang mencapai 90.724 unit. Dari sisi retail (pengiriman dealer ke konsumen), volumenya hanya 10.179 unit atau 10,2 persen dari total 100.026 unit.

Penjualan retail Daihatsu sendiri turun 44 persen secara retail tahun lalu sebagai efek dari pandemi virus Corona (Covid-19). Akan tetapi, karena penurunan pasar sedikit lebih buruk dari itu, pangsa pasar meningkat 0,3 persen menjadi 17,3 persen.

Di dalam konferensi pers awal tahun yang diadakan secara virtual, Mobil123.com mempertanyakan apakah penjualan yang luar biasa kecil khususnya pada sisi wholesales itu karena Daihatsu ingin menghabiskan stok di dealer untuk persiapan model baru pada 2021 atau lebih karena isu pada permintaan maupun produksi. Eksekutif Daihatsu menjawab dengan diplomatis tanpa menyebut secara spesifik produk yang ia maksud.


“Pada dasarnya setiap brand (merek), bukan hanya Daihatsu, pasti akan lakukan penyegaran produk pada waktu yang ditentukan atau dianggap paling tepat. Tahun ini, pada 2021, Daihatsu juga sudah siapkan rangkaian penyegaran produk. Waktunya kapan kami akan infokan nanti,” ucap Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) pada Jumat (15/1/2021).

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI – DSO), menambahkan bahwa pada 2020 kemarin konsumen memang jauh lebih memilih Sigra ketimbang Xenia. Alasannya adalah penurunan daya beli karena pandemi, sehingga mereka mencari multi purpose vehicle (MPV) lebih murah.

Sigra menjadi penyumbang penjualan utama secara retail dengan volume 26.219 unit. Kontribusinya mencapai 26,2 persen.

“Sigra maupun Xenia sama-sama tujuh penumpang. Sama-sama MPV. Tapi Sigra dari sisi harga lebih terjangkau karena LCGC. Ini (Sigra jauh lebih laku pada 2020 daripada Xenia) karena mungkin kebutuhan masih tetap MPV tujuh penumpang tapi mengingat income di 2020 banyak mengalami penurunan sehingga daya beli menurun dan mereka melakukan pembelian mobil lebih terjangkau. Beruntung kami juga punya MPV tujuh penumpang lebih terjangkau,” tandas dia.

Kalau diperbandingkan, nasib Xenia beda jauh dengan saudara kembarnya Toyota Avanza. Penjualan retail Avanza, jika melihat pemberitaan dari media massa arus utama beberapa waktu lalu, masih lebih dari 40 ribu unit dan menjadi kontributor penjualan utama Toyota pada 2020.

Sementara, itu, MPV mereka yang lebih murah yaitu Toyota Calya terjual 28.960 unit. 'Saudara kembar' Sigra ini menjadi penyumbang penjualan keempat Toyota tahun lalu. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar