Pemilu Sebabkan Penjualan Toyota Turun pada April 2019

Berita Otomotif

Pemilu Sebabkan Penjualan Toyota Turun pada April 2019

JAKARTA - Toyota memperkirakan puncak pembelian mobil sebelum Lebaran Idul Fitri 2019 akan ada di pekan-pekan terakhir Mei, bukan April yang notabene 2 bulan menjelang hari raya tersebut. Pasalnya, pada April berlangsung Pemilihan Umum (Pemilu) yang mempengaruhi pasar.

April kemarin adalah dua bulan menjelang Lebaran Idul Fitri 2019 yang jatuh pada awal Juni. Tapi, peningkatan pembelian mobil oleh konsumen yang biasanya terjadi tak terlihat.

Penjualan retail (dari dealer kepada konsumen) Toyota dan pasar mobil secara umum malah turun pada April, jika dibandingkan dengan sebulan sebelumnya. Fransiskus Soerjopranoto, Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan penjualan retail Toyota pada bulan keempat mencapai sekitar 26.600 unit. Volumenya menurun sekitar 4 persen dibandingkan Maret.

“Kalau kita lihat lebih dalam, pasar mobil nasional pada April turunnya sekitar 9-10 persen. Kalau pada Maret angkanya 90 ribu-an unit, di April jadi 81 ribu-an. Di sekitar itu. Untungnya, penurunan Toyota tidak sebesar penurunan pasar tersebut karena kami ada produk baru (Avanza). Avanza masih masih jadi tulang punggung Toyota,” tandasnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com usai Buka Puasa Bersama belum lama ini di Jakarta.

Penjualan wholesales (dari pabrikan ke dealer) Toyota sendiri meningkat tipis yaitu sekitar 2 persen. Pada Maret, merek roda empat terlaris di Tanah Air ini mendistribusikan 28.725 unit, sementara 1 bulan sesudahnya suplai bertambah menjadi kisaran 29.400 unit terutama karena terdorong oleh Avanza.

Belum diketahui berapa wholesales pasar mobil secara total. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menjadi asosiasi resmi belum merilis data terkini.

Mei Puncaknya
Soerjopranoto memperkirakan puncak permintaan Lebaran Idul Fitri pada tahun ini terjadi pada Mei, tepatnya pada pekan ke-4. Pada April, konsumen banyak menahan pembelian atau melakukannya tapi meminta pengiriman dilakukan setelah 22 Mei yang merupakan hari pengumuman real count Pemilu 2019.

“Untuk 2019 itu kami melihat pola pada 2014 karena di tahun itu kan juga tahunnya Pemilu. Melihat polanya, kami memang sudah mengantisipasi penjualan akan ada penurunan sebab ada faktor nanti setelah Pemilu mereka baru membeli kendaraan.. Kalau di kami, sebetulnya mereka menahan untuk membeli. Mereka tetap melakukan pemesanan tetapi pengirimannya meminta setelah tanggal 22 Mei. Jumlahnya cukup banyak,” tandasnya yang kemudian berekspektasi penjualan retail Toyota maupun pasar secara keseluruhan akan naik pada bulan ini karenanya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support