Penjualan Mobil Drop Karena Virus Corona, Insentif Bisa Jadi Penyelamat

Berita Otomotif

Penjualan Mobil Drop Karena Virus Corona, Insentif Bisa Jadi Penyelamat

BEIJING - Dua kota di Cina akhirnya memberikan insentif khusus untuk masyarakatnya yang ingin membeli mobil.

Hal ini terpaksa dilakukan karena penjualan mobil di Cina dipastikan merosot di 2020. Penurunan tersebut disebabkan wabah Corona yang melanda di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan membuat perekonomian di Cina turun drastis.

Kota pertama yang akan memberikan insentif adalah Xiangtan, Hunan Selatan. Kota yang memiliki penduduk sebanyak 3 juta jiwa ini akan memberikan uang tunai sebesar 3.000 yuan atau setara Rp 6,1 juta bila mereka membeli mobil hasil pabrikan Geely

Kota berikutnya adalah Foshan, kota dimana Volkswagen memiliki pabrik bersama dengan FAW Group. Di kota ini, pembeli kendaraan akan diberikan uang uang tunai sebesar 2.000 yuan (setara Rp 4 juta) bila membeli mobil pertama. Sementara untuk mereka yang mengganti kendaraannya akan diberikan uang tunai sebesar 3.000 yuan. Pemerintah setempat berharap subsidi ini bisa membantu perusahaan otomotif.

Cina merupakan pasar otomotif terbesar di dunia, namun dalam 2 tahun terakhir telah mengalami penurunan. Ironisnya lagi, wabah Corona yang berawal dari Cina telah membuat pasar otomotif semakin turun.

Pada bulan Januari, penjualan mobil turun hingga 18,7%. China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) pun memperkirakan penjualan dan produksi kendaraan akan semakin turun pada bulan Februari.  Hal ini sangat mungkin terjadi karena berdasarkan data dari China Passenger Car Association (CPCA), menyebut bahwa penjualan mobil telah mengalami penurunan sebesar 89% pada 23 hari di bulan Februari.

Insentif jadi kunci
Perlu beragam langkah kongkrit untuk bisa mengembalikan kondisi pasar di Cina. Insentif dinilai kebijakan jangka pendek paling realistis. Hal ini pun kemudian diajukan oleh sejumlah pabrikan Jepang di Cina seperti Toyota, Honda dan Nissan.

Mereka memiliki pabrik di selatan kota Guangzhou yang merupakan usaha patungan dari mitra di Cina. Mereka dan Pemerintah setempat tengah berencana untuk mengenalkan subsidi untuk masyarakat untuk membeli mobil listrik.

Sebelumnya, subsisi tersebut sudah dihapuskan. Namun melihat kondisi otomotif Cina yang memprihatinkan, bukan tidak mungkin subsidi bisa mengembalikan geliat ekonomi warga Cina. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar