Penggolongan SIM C Direncanakan Berlaku Mulai Bulan Juli

Berita Otomotif

Penggolongan SIM C Direncanakan Berlaku Mulai Bulan Juli

PADANG - Polda Sumatera Barat akan mulai memberlakukan 3 golongan SIM C mulai Juli 2021.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol Yofie Girianto Putro. Ia mengatakan bahwa pemberlakukan tersebut akan dilakukan setelah tahap sosialisasi dianggap rampung.

“Target kita Juli atau Agustus akan diberlakukan. Nanti akan ada arahan dari Korlantas Komandan,” kata Yofie

Dikatakannya, peraturan baru terkait penggolongan SIM C ini merupakan Perpol yang diterbitkan Senin 31 Mei 2021. Sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 76 Tahun 2020, tarif untuk menerbitkan SIM C untuk tiga golongan ini sama yakni sebesar Rp 100 ribu per penerbitan.

Sebelumnya sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021, kini SIM C dibagi menjadi tiga golongan. Golongan untuk SIM C ini ditentukan berdasarkan kapasitas silinder mesin sepeda motor.

Golongan pertama, berlaku untuk mengemudikan sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc. Selanjutnya SIM CI. Golongan SIM ini harus dimiliki oleh pengendara yang memiliki kapasitas mesin sepeda motor di atas 250 cc sampai dengan 500 cc.

Kemudian golongan ketiga, SIM CII, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc. Selain itu untuk golongan SIM CI dan CII tersebut juga berlaku untuk kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Namun pemilik moge dan motor listrik tidak bisa langsung membuat SIM C1 atau SIM CII. Syaratnya, pemilik kendaraan harus memiliki SIM C selama 12 bulan sejak diterbitkan sebelum naik ke golongan CI. Syarat ini juga berlaku jika ingin naik ke golongan CII. Pemilik kendaraan harus sudah menggunakan SIM CI selama 12 bulan sejak diterbitkan sebelum naik ke SIM CII.

Dengan adanya pembagian SIM tersebut maka diharapkan masing-masing pemilik SIM memang memiliki kecakapan yang sesuai dengan kendaraannya masing-masing. Dengan demikian diharapkan angka kecelakaan berlalu lintas khususnya yang menyebabkan kematian menjadi berkurang. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar