Pengemudi Diimbau Tak Tiru Video Viral Panther Jika Tak Mau Kena Water Hammer

Panduan Pembeli

Pengemudi Diimbau Tak Tiru Video Viral Panther Jika Tak Mau Kena Water Hammer

JAKARTA – Potensi genangan tinggi di jalan masih ada. Pengemudi diimbau tidak meniru video viral Panther melewati banjir agar tidak terkena ‘water hammer’.

Di saat banjir besar melanda Jabodetabek pada 1 Januari 2020, video angkutan kota (angkot) Panther melewati genangan air sangat tinggi viral di media sosial. Genangan itu hampir menutupi seluruh moncong depan (bonnet) mobil.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri mengatakan di berbagai kesempatan curah hujan masih tinggi hingga beberapa bulan ke depan. Bahkan, warga Ibu Kota dan sekitarnya diminta mewaspai kemungkinan curah hujan lebat dan potensi banjir pada pertengahan pekan ini hingga awal pekan depan.

Di saat seperti itu, Asuransi Astra mengingatkan agar para pengendara hati-hati melewati genangan, bahkan tidak melewatinya jika terlihat cukup tinggi. Pasalnya, risiko water hammer mengintai.

Engine water hammer atau hydrolocking, menurut keterangan resmi Asuransi Astra pada awal pekan ini, merupakan kondisi mesin mobil mati mendadak alias mogok yang disebabkan masuknya air ke dalam ruang bakar melalui air intake. Kondisi tersebut menimbulkan tekanan besar di ruang silinder oleh piston yang dapat menyebabkan bengkoknya stang piston, rusaknya ring piston, dinding silinder hingga melengkungnya head silinder.

Saat melewati genangan, sebaiknya pastikan ketinggian genangan air setidaknya 30 cm di bawah air intake, sehingga aman dan tidak menyedot air. Langkah selanjutnya adalah injak gas secukupnya dan jangan menggunakan putaran mesin tinggi agar air tidak masuk ke saluran pembuangan gas atau knalpot.

 “Cara terbaik agar terhindar dari engine water hammer ini adalah menghindari genangan tersebut. Jika belum terlanjur melintas, sebaiknya segera putar balik dan lewat jalan lain. Jangan pernah memaksakan diri apalagi sengaja menerjang genangan. Kalau sudah mogok, risikonya akan lebih besar,” ujar L. Iwan Pranoto, SVP Communication, Event, & Service Management Asuransi Astra.

[Xan/Ari



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support