Penerapan Tilang Elektronik Nasional akan Dipercepat

Berita Otomotif

Penerapan Tilang Elektronik Nasional akan Dipercepat

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia sedang mempercepat penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Nasional.

Percepatan ini perlu segera dilakukan karena merupakan bagian dari program 100 hari kerja Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono pun berharap jajarannya mampu memenuhi target tersebut.

“Dalam Rapim Polri kemarin, Bapak Kapolri sangat mendukung penerapan ETLE Nasional, ini harus menjadi motivasi kita untuk mengimplementasikannya,” kata Kakorlantas.

Rencananya, Kapolri akan melaunching ETLE Nasional di NTMC Polri yang akan digelar pada 17 Maret 2021 bersama 10 Polda, yakni Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda DIY, Polda Jatim, Polda Lampung, Polda Riau, Polda Jambi, Polda Sumatera Barat dan Polda Sulawesi Selatan.

Tilang elektronik
Kakorlantas berharap, dengan penerapan ETLE Nasional ini akan meningkatkan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, juga menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Hal ini karena situasi lalu lintas akan terus terpantau selama 24 jam.

Sebelumnya diberitakan bahwa Jenderal Polisi Listyo Sigit ingin tilang elektronik diterapkan di seluruh provinsi di Indonesia. Penerapan tersebut diharapkan bisa dilakukan secara bertahap dan lengkap.

Terlebih, tilang elektronik ternyata telah berhasil untuk meningkatkan kedisipilinan pengendara kendaraan bermotor. Hal ini terlihat dari data yang ada di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur yang telah menerapkan tilang elektronik. Pelanggaran lalu lintas di wilayah yang sudah menerapkan tilang elektrobik pun menurun hingga 40,4%.

Kapolri memiliki target khusus terkait tilang elektronik khususnya pada 100 hari pertama Ia menjabat. Target tersebut adalah menerapkan tilang elektronik hingga 19 Polda dari sebelumnya hanya tiga. Untuk itu, pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Meski tilang elektronik berhasil menekan angka pelanggaran lalu lintas, tetap saja pelanggaran lalu lintas terus menerus terjadi. Bahkan jumlah surat tilang yang dikirimkan mencapai 800 lembar setiap harinya. Dengan peningkatan jumlah tilang elektronik diharapkan masyarakat menjadi semakin mawas diri dan disiplin dalam berkendara. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar