Mobil Rusak Akibat Diderek Petugas, Pemilik Tidak Bisa Ajukan Tuntutan

Berita Otomotif

Mobil Rusak Akibat Diderek Petugas, Pemilik Tidak Bisa Ajukan Tuntutan

JAKARTA – Meski terjadi kerugian saat kendaraan diderek oleh petugas, namun ternyata pemilik kendaraan tidak bisa menuntut.

Hal ini dijelaskan pada Perda DKI nomor 5 tahun 2014 pasal 64 yang berbunyi ‘Dalam melakukan pemindahan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (3) huruf b, Dinas tidak bertanggung jawab atas kelengkapan dan keutuhan kendaraan beserta muatannya.’

Ada pun pelanggaran pada pasal 62 adalah kendaraan bermotor yang berhenti atau parkir bukan pada tempatnya. Ini adalah salah satu sanksi yang diijinkan selain penguncian ban dan pencabutan pentil ban kendaraan bermotor.

Tak hanya harus menanggung kerugian yang disebabkan oleh petugas, pemilik juga harus membayar beberapa retribusi. Pemilik kendaraan harus membayar retribusi menarik/menderek dan/atau retribusi penggunaan tempat penyimpanan Kendaraan Bermotor.

Hal ini disebutkan dalam Perda DKI nomor 5 tahun 2014 pasal 62 ayat 3 yang berbunyi ‘Biaya retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menjadi tanggung jawab Pengemudi atau pemilik Kendaraan Bermotor sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah tentang Retribusi Daerah.

Dalam penderekan, Dinas wajib untuk menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada pemilik Kendaraan Bermotor dalam waktu 1 x 24 (satu kali dua puluh empat) jam. Bila pemilik/Pengemudi Kendaraan Bermotor tidak mengambil Kendaraan Bermotor dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan, akan dilakukan proses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal ini tentunya terbilang cukup memberatkan sehingga tidak ada salahnya untuk menghindari lokasi parkir di pinggir jalan. Apalagi banyak petugas yang langsung menderek kendaraan meski masih ada pengemudi di dalam kendaraan. Meski demikian, aturan ini hanya berlaku di Jakarta, daerah lain mungkin menerapkan aturan yang berbeda. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar