Pemerintah Yakin Esemka Dapat Mendorong Perekonomian Desa

Berita Otomotif

Pemerintah Yakin Esemka Dapat Mendorong Perekonomian Desa

BENGKULU - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, menyakini mobil komersial dari Esemka bisa mendorong aktivitas perekonomian di perdesaan.

Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian mengatakan hal tersebut ketika ia mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi Bengkulu membeli belasan unit Esemka Bima. Ia percaya Esemka nantinya amat bermanfaat bagi segala jenis usaha di desa.

“Kami juga optimistis Esemka dapat meningkatkan produktivitas masyarakat desa,” ungkapnya di sela-sela pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XXI 2019, 22 - 25 September di Bengkulu, seperti dijelaskan dalam keterangan resmi kementerian.

Sekadar mengingatkan, Bima adalah pikap bermesin 1.2-liter dan 1.3-liter dengan harga off-the-road mulai Rp 95 juta yang diluncurkan Esemka pada 6 September di Boyolali, Jawa Tengah. Dalam seremoni yang turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tersebut, perakit Esemka yakni PT. Solo Kreasi Mandiri (SMK) juga meresmikan pabrik.

Bima dirundung isu tak sedap sebagai 'versi ganti logo' dari mobil China Changan Star Truck. Para eksekutif SMK masih bungkam dan janji Kementerian Perindustrian untuk mempertemukan mereka dengan media massa agar masalah ini terang benderang masih belum terwujud.

Beberapa institusi pemerintah sudah membelinya. Selain Pemprov Bengkulu, Tentara Nasional Indonesia, khususnya Angkatan Udara (TNI AU), telah meneken perjanjian pembelian 35 unit Bima.

Bima sendiri kini masih dibawa kementerian satu ini untuk tampil di TTG Nasional XXI. Mereka juga membawa mobil perdesaan yang dikenal sebagai Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes).

Pada tahun pertama, PT SMK menargetkan produksi sebanyak 3.500 unit pick up Bima. Pabrik yang beroperasi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ini akan menyerap tenaga kerja lokal hingga 300 orang.

Kapasitas produksi terpasangnya sendiri adalah 12 ribu unit setahun. Artinya, dalam 1 bulan, pabrik bisa membuat 1.000 unit tanpa overtime.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menginginkan PT. Solo Kreasi Mandiri selaku pabrikan Esemka dapat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat perdesaan dan mendayagunakan mereka. Caranya adalah dengan memberi pelatihan perbengkelan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar