12 Unit Esemka Bima Dibeli Pemerintah Provinsi Bengkulu

Berita Otomotif

12 Unit Esemka Bima Dibeli Pemerintah Provinsi Bengkulu

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu membeli belasan unit mobil komersial Esemka Bima.

Hal itu diumumkan oleh Kementerian Perindustrian di sela-sela pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XXI 2019, 22 - 25 September, di Bengkulu. Pemerintah daerah setempat pun mendapat apresiasi dari kementerian tersebut.

“Kami mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang menandatangani pembelian 12 unit Esemka,” ucap Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian melalui keterangan resmi pada Selasa (24/9/2019) sore.

Sekadar mengingatkan, Esemka pada 6 September lalu menggelar seremoni peresmian pabrik di Boyolali, Jawa Tengah. Mereka pun meluncurkan dua model pikap kecil, Bima 1.2 dan Bima 1.3.

Esemka sendiri kini masih dirundung isu tak sedap. Bima diduga sebagai versi ganti logo dari mobil China Changan Star Truck.

Para eksekutif Esemka masih belum bersedia berbicara kepada media massa mengenai dugaan itu. Kementerian Perindustrian berjanji mempertemukan kedua pihak, tapi hingga kini perkataan tersebut belum terealisasi.

Kendaraan-kendaraan Esemka kini turut dibawa dan dipamerkan oleh Kementerian Perindustrian dalam TTG XXI 2019 bersama-sama dengan mobil perdesaan AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Perdesaan). Tidak disebutkan tipe mesin Bima apa yang dibeli oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah hanya mengatakan pihaknya bangga terhadap kehadiran mobil Esemka sebagai produk industri dalam negeri. Inilah alasan mereka berminat untuk memesan karya anak bangsa tersebut.

“Siapa lagi kalau bukan kita yang bangga menggunakan produk dalam negeri ini. Harapan kami, tahun 2020 nanti, mobil Esemka sudah masuk e-katalog, sehingga proses pengadaannya bisa lebih sederhana. Kami terus dorong teknologi nasional, agar bangsa ini kompetitif di mata dunia,” tandasnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menginginkan PT. Solo Kreasi Mandiri selaku pabrikan Esemka dapat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat perdesaan dan mendayagunakan mereka. Caranya adalah dengan memberi pelatihan perbengkelan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Jadi, mereka bisa mengerti tentang merawat kendaraan. Apalagi, yang namanya penjualan kendaraan itu salah satu kunci keberhasilannya adalah aftersales,” tutur Eko. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar