Pemeriksaan Corona Drive Thru Mulai Dilakukan Pekan Ini

Berita Otomotif

Pemeriksaan Corona Drive Thru Mulai Dilakukan Pekan Ini

BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pemeriksaan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan sistem Drive-thru.

Dengan demikian maka diharapkan saat melakukan pemerikasaan, tidak ada warga yang berkerumun dan antri terlalu panjang. Langkah ini diharapkan cukup untuk menghindari terjadinya penularan saat melakukan pemeriksaan.

“Hari-hari ke depan, Pemprov Jawa Barat akan melanjutkan program tes proaktif yang sudah dilakukan sejak minggu lalu dengan tehnik PCR. Tehnik baru adalah metode Rapid Diagnostic Test (tes darah) dengan skala massal dan cepat menggunakan test kit yang dikirim oleh pemerintah pusat,” ungkap Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Ada beberapa hal yang ditekankan oleh Pemprov dalam melakukan pengujian ini. Pertama adalah masyarakat datang sesuai dengan perjanjikan, antri dan ada jarak fisik dan waktu. Kedua, karena sistemnya drive thru maka diharapkan tidak ada sentuhan fisik. Yang diperiksa tidak keluar dari kendaraan. Ketiga, pemeriksaan hanya membutuhkan waktu 10 menit. Bila pemeriksaan negatif, maka boleh langsung pulang namun bila sebaliknya akan ada prosedur lanjutan.

Tes massal ini tidak untuk semua orang. Hanya untuk mereka yang ditandai punya risiko dan potensi tertular atau menularkan tinggi. Prosedur layak di tes atau tidak perlu masih akan diinformasikan kembali.

“Tes massal akan dilakukan hari Selasa, paling lambat hari rabu. Di Jawa Barat, akan ada 3 lokasi stadion, stadion Patriot Chandrabhaga untuk warga kota bekasi, warga Kabupaten Bekasi dan warga Kabupaten Karawang. Kedua stadion Pakansari untuk warga Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok. Ketiga stadion Jalak Harupat untuk warga non Bodebek,” tambahnya.

Meski sudah memastikan akan melakukan test massal, Pemprov Jawa Barat menegaskan akan tetap melanjutkan pemeriksaan door to door. Hanya saja, pemeriksaan ini hanya akan dilaksanakan secara terbatas untuk mereka (ODP/PDP) di zona kota yang dekat secara jarak seperti pola di Jakarta.

Langkah yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat ini sebenarnya sudah dilakukan di Korea Selatan. Dengan melakukan langkah ini, Korea Selatan berhasil melakukan beragam langkah untuk mengurangi potensi penularan. Tak hanya itu, langkah ini juga mengurangi risiko adanya penularan di ruang tunggu Rumah Sakit. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar