Pedrosa Frustasi, Honda: Kami Harus Bantu Dani

Berita Otomotif

Pedrosa Frustasi, Honda: Kami Harus Bantu Dani

LOSAIL - Dani Pedrosa kembali terkena masalah. Setelah memulai balapan MotoGP Qatar 2015 dari urutan kedua, Pedrosa finish di urutan ke-6.

Pedrosa yang saat ini berusia 29 tahun bergabung dengan Repsol Honda pada tahun 2006 dan telah memenangkan 26 balapan. Ini membuatnya menjadi pebalap 'paling sukses' yang tidak mampu memenangkan gelar kelas premier. Musim lalu, rider Spanyol ini hanya mendapat satu kemenangan di Brno.

Awal musim ini sebenarnya dimulai Pedrosa dengan cukup baik karena dia mampu memulai balapan dari posisi dua. Tapi cedera yang belum pulih membuatnya tersiksa selama balapan.

"Pada dasarnya dalam lomba ini saya punya masalah di tangan. Sekarang sudah satu tahun. Saya mulai memiliki banyak masalah di sini, jadi tahun lalu saya berjuang di setiap balapan. Saya tidak bisa benar-benar melakukan balapan dengan baik sejak saat itu. Hasil saya tidak pernah baik karena fakta ini."

"Saya sudah berusaha sepanjang waktu untuk memperbaiki dan meningkatkan. Itu tidak mudah. Saya tidak bisa benar-benar mendapatkan jawaban yang baik. Saya telah melewati satu operasi. Itu tidak berhasil. Saya mencoba untuk tidak mengatakan di depan umum, jelas itu bukan hal mudah. Honda selalu tahu tentang hal itu," paparnya.

"Musim dingin ini saya bepergian, berusaha untuk mendapatkan banyak pendapat yang berbeda dari beberapa dokter. Mencoba untuk tahu apakah saya bisa mendapat operasi baru, mencoba siap untuk kejuaraan ini. Untungnya semua jawaban merekomendasikan saya untuk tidak menjalani operasi karena risiko operasi di lengan. Saya mencoba mengikuti saran ini dan bekerja lebih banyak."

Namun hal itu menurut Pedrosa tetap menjadi momok masalah baginya. Dia tahu bahwa sebenarnya dia bisa mendapat hasil lebih baik bila dalam kondisi 100 persen fit.

Manajer tim Repsol Honda MotoGP Livio Suppo pun menyadari masalah yang tengah di alami oleh Pedrosa ini. "Pada saat ini tentu saja ia berada dalam suasana hati yang benar-benar buruk, jelas," kata Suppo. 

"Saya benar-benar bisa mengerti perasaannya. Saat ini apa yang dia tahu adalah dia tidak ingin balapan seperti ini. Jadi kami akan mencoba lagi untuk melihat lagi apakah ada pilihan lain. Tahun lalu di sini sangat buruk dan di Austin tidak buruk. Mungkin tergantung pada sirkuit atau keadaan."

Ketika disinggung mengenai kemungkinan karir Pedrosa yang selesai akibat masalah ini, Suppo menjawab diplomatis.

"Saya tidak tahu. Saya harap tidak, tentu. Dani dengan masalah pun masih pebalap top. Tahun lalu ia tetap sangat kuat, di kejuaraan selama hampir sepanjang musim, bahkan dengan masalah."

"Dani telah menjadi pebalap Honda sejak awal karirnya. Dan jujur, apakah Anda dapat menemukan orang lain yang dapat melakukan apa yang Dani tidak bisa, bahkan dengan satu tangan?"

"Dani adalah juara dunia tiga kali. Dia selalu berusaha untuk memenangkan kejuaraan dan selalu sebagai penantang gelar. Saya memahami bahwa dalam pikirannya jika Anda tidak dapat melakukannya, itu adalah sesuatu yang sulit untuk diterima."

"Tapi sekali lagi prioritasnya adalah kondisi fisik dan kami akan terus berusaha untuk mencari solusi. Jika tidak kita akan lihat."

Meski Pedrosa memiliki masalah, Suppo menertawakan saran bahwa mantan juara dunia Honda Casey Stoner bisa didaulat sebagai pengganti.

"Casey sudah mengatakan berkali-kali ia tidak akan kembali ke MotoGP. Lagi pula saya percaya kami akan menemukan solusi (untuk Dani). Saya optimis." [Syu/Idr]

Temukan motor idaman Anda di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support