Pandemi, Target Ekspor Sejuta Mobil Buatan Indonesia pada 2025 Tetap

Berita Otomotif

Pandemi, Target Ekspor Sejuta Mobil Buatan Indonesia pada 2025 Tetap

JAKARTA - Pandemi Covid-19 sejauh ini tak membuat proyeksi ekspor mobil rakitan Indonesia dalam jangka menengah direvisi.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara menegaskan target ekspor mobil utuh (Completely Built Up/CBU) Indonesia pada 2025 masih satu juta unit. Tidak ada perubahan meskipun pandemi yang masuk sejak awal 2020 membuat penjualan domestik dan ekspor belum kembali ke angka semula.

“Ide tersebut tidak kami tinggalkan,” ujar dia dalam diskusi virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot) belum lama ini.

Sebagai informasi, pada 2019, pemerintah memproyeksikan ekspor mobil CBU pada 2025 mencapai sejuta unit. Akan tetapi, pada 2020, pandemi masuk ke Indonesia dan membuat penjualan dalam negeri maupun ekspor drop.

“Pada tahun itu (2019) ekspornya sudah 332 ribu unit, ya. Nah, ternyata lalu ada pandemi dan kita mengalami kontraksi,” ucap Kukuh.

ekspor mobil dari Indonesia

Menilik data Gaikindo, penjualan mobil di Tanah Air pada 2020 secara retail (distribusi diler ke konsumen) merosot tajam dari 1.045.717 unit menjadi 578.762 unit. Ada penurunan 44,7 persen dibandingkan 2019 (year on year/yoy).

Sementara, ekspor CBU turun 30,1 persen yoy, dari 332.004 unit menjadi 232.175 unit.

Pemerintah pada 2021 lalu memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil-mobil rakitan dalam negeri dengan komponen lokal minimal 60 persen. Ini dilakukan demi mendorong pasar serta industri lokal.

Membaiknya situasi pandemi di luar negeri, di sisi lain, membuat pasar ekspor juga kembali menggeliat.

Pada Januari-November 2021, penjualan retail meningkat 49,5 persen yoy menjadi 761.861 unit. Adapun ekspor CBU membaik 29,3 persen yoy menjadi 267.224 unit.

Lebih lanjut, Kukuh melihat pemerintah telah berusaha mendorong pasar ekspor dan mewujudkan target 2025 di tengah pandemi. Kendati begitu, ia mengakui ini bukanlah sesuatu yang mudah.

“Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita) sudah ke Jepang menemui para prinsipal di sana dan juga ke Jerman. (Ia meminta) gunakan Indonesia sebagai basis,” tukasnya.

Indonesia, tambah dia, punya potensi mengekspor mobil ke beragam negara. Salah satu target ekspor terbaru yang ia sebut adalah Australia.

“Ini yang perlu dioptimalkan. Memang perlu waktu karena tidak bisa hanya kita sendiri yang ingin. Perlu ada kemauan, niat, dan realisasi dari prinsipal yang bersangkutan,” lanjut Kukuh. [Xan/Dms]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar