Pabrikan China Kembali Nekat Jiplak Mobil Legendaris, Akankah GM Menuntut?

Mobil Baru

Pabrikan China Kembali Nekat Jiplak Mobil Legendaris, Akankah GM Menuntut?

BEIJING - Mobil legendaris Chevrolet Corvette C1 dijiplak mentah-mentah oleh pabrikan China, akankah General Motor (GM) melakukan tuntutan?.

Bagi Anda car enthusiast, tentu mengetahui sang legenda Chevrolet Corvette C1. Mobil ini merupakan generasi pertama sportscar Corvette yang dijual pada 1953 hingga 1962.

Mobil convertible 2 pintu ini dikenal sebagai sportscar klasik dengan bentuk yang sangat indah. Tak heran jika Chevrolet Corvette C1 menjadi incaran para kolektor di dunia.

Tiba-tiba Songsan Motors, pabrikan otomotif asal China menjiplaknya mentah-mentah. Dan tanpa ragu-ragu memperkenalkannya di Beijing Auto Show 2020 yang saat ini masih berlangsung di Negeri Tirai Bambu.

Pabrikan China Kembali Nekat Jiplak Mobil Legendaris, Akankah GM Menuntut?
Hampir dari setiap jengkal bodi atau bentuk eksterior dari mobil jiplakan yang diberi nama SS Dolphin ini dibuat sama persis dengan Chevrolet Corvette C1. Perbedaan nyaris tak ada, praktis hanya bentuk kap mesin SS Dolphin dibuat memanjang hingga ujung bonnet dan kisi grille yang lebih banyak. 

Lainnya,SS Dolphin lebih panjang sekitar 30 cm dibanding Corvette C1. Sementara pada interiornya memiliki desain cukup unik, memadukan nuansa klasik dan modern yang tampak pada cluster meter digital berikut sistem infotaiment serta roda kemudi datar.

Pabrikan China Kembali Nekat Jiplak Mobil Legendaris, Akankah GM Menuntut?
SS Dolphin sendiri dilengkapi dengan mesin plug-in hybrid yang dilaporkan bersumber dari perusahaan otomotif China lainnya BYD. Mesin tersebut memiliki kapasitas 1,5 liter turbocharged, motor listrik dan paket baterai 16 kWh. 

Dengan sumber tenaga ini, SS Dolphin diklaim dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 4.9 detik. Dan kabarnya bisa menempuh jarak hingga 100 km dengan tenaga listrik saja. 

Lalu apa kira-kira reaksi GM akan kasus mobil tiruan ini?. 

Sejauh ini pihak GM belum menanggapinya dengan serius. Kevin Kelly, Senior Manager of Car and Crossover Communication GM hanya mengatakan bahwa Songsan Motors tidak meminta ijin kepada perusahaannya saat akan membuat SS Dolphin. Dan sejauh ini belum ada niatan untuk mengajukan tuntutan hukum karena kasus plagiat desain ini.

"Desainnya tidak identik dengan C1, mereka juga tidak menggunakan nama atau logo merek dagang kami," komentar Kevin.

Pabrikan China Kembali Nekat Jiplak Mobil Legendaris, Akankah GM Menuntut?

Dari tanggapan datar Kevin, tidak berapi-api, seperti GM tidak mau menanggapi kasus jiplak menjiplak desain mobil yang kerap dilakukan pabrikan China. Dari beberapa pabrikan mobil yang desainnya dijiplak, mulai dari Mini Cooper hingga Range Rover, memang tidak semua beraksi hingga melakukan tuntutan hukum.

Yang paling kencang beraksi adalah Jaguar Land Rover, setelah model Range Rover Evoque mereka dijiplak oleh Landwind. Mereka akhirnya memenangkan kasus setelah melakukan perlawanan hukum bertahun-tahun. Pengadilan Distrik Chaoyang Beijing akhirnya memerintahkan perusahaan Landwind untuk menghentikan produksi dan penjualan serta membayar kompensasi.

Sementara yang sama di Beijing Motor Show 2020,  Foton, pabrikan mobil asal China menjilak mentah-mentah Ford F-150 Raptor dan diberi julukan Da Jiang Jun yang berarti The Big Jendral alias sang Jendral Besar.

Melihat aksi jiplak yang dilakukan Foton tentu menimbulkan reaksi dari Ford. Tentu mereka tidak bisa terima begitu saja urusan jiplak menjiplak desain. Jadi jangan kaget jika pabrikan besar asal Amerika Serikat ini akan mengajukan semacam tuntutan hukum atas hal ini. 

Foton Da Jiang Jun jiplakan Ford F-150 Raptor

[Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar