Pabrik Wuling Cikarang Masih Belum Beroperasi

Berita Otomotif

Pabrik Wuling Cikarang Masih Belum Beroperasi

JAKARTA – Pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi hingga kini masih belum membuat mobil karena ingin terlebih dahulu menyesuaikan antara suplai dengan stok di pasar.

Danang Wiratmoko, Product Planning PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia, mengatakan aktivitas perakitan mobil di pabrik mereka sudah berhenti tak lama setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan karena pandemi virus Corona (Covid-19), sekitar April tahun ini. Hingga lewat pertengahan Juli, pabrik merek mobil China bernilai investasi lebih dari Rp 9 triliun tersebut belum beroperasi lagi.

“Semoga bisa segera dimulai kembali di akhir bulan ini (Juli) atau di awal bulan mendatang (Agustus). Sampai sekarang, sih, belum. Kami harapannya secepatnya, biar cepat bangkit juga. Hanya saja, tetap akan menyesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah,” ucap dia mengenai pabrik yang merakit Confero, Cortez, Formo, plus Almaz itu pada Selasa (21/7/2020) saat review Cortez CT varian termurah di sebuah studio di Jakarta.

Pabrik-pabrik mobil, khususnya yang berada di Jakarta dan sekitarnya, sebenarnya sudah diperbolehkan beroperasi sejak 8 Juni kemarin, sejalan dengan kebijakan PSBB transisi menuju masa ‘new normal’ (hidup normal dengan norma-norma baru di masa pandemi). Akan tetapi, pabrik harus menerapkan berbagai protokol kesehatan seperti jaga jarak fisik serta pengaturan shift kerja lebih renggang demi risiko penularan virus Covid-19.

Danang menjelaskan alasan belum dibukanya pabrik Wuling di Cikarang adalah karena stok yang melimpah di dealer-dealer, akibat lesunya penjualan sebagai dampak pandemi. Hal ini tak hanya dialami oleh Wuling, tapi juga merek-merek lain.

“Jadi, tetap ada keseimbangan antara keamanan dan kesehatan produksi di pabrik dengan stok yang ada di pasar, di dealer. Soalnya, bisa dilihat dari data Gaikindo dan eksternal, imbas pandemi terhadap industri otomotif sangat terasa. Jadi pertimbangannya banyak,” papar dia.

Sekadar mengingatkan, pandemi baru diumumkan masuk Indonesia pada 2 Maret 2020. Sejak itu, transaksi jual – beli mobil turun luar biasa drastis.

Ketika PSBB dilonggarkan pada Juni, penjualan pada bulan itu naik 255 persen ketimbang sebulan sebelumnya. Namun, performa Januari – Juni tetap turun lebih dari 40 persen jika dikomparasi dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) menjadi 260.93 unit untuk wholesales (turun 46 persen) maupun 290.597 unit untuk retail (drop 42,1 persen).

Unit Cortez Baru Aman
Meski baru kembali merakit mobil akhir Juli atau awal Agustus, stok Cortez varian terbaru yang mengaspal 15 Juli 2020 kemarin sudah aman di dealer-dealer. Pasalnya, Wuling sudah mempersiapkannya sebelum penutupan pabrik.

“Karena di awal tahun, kan, sudah mulai ada isu pandemi. Pandemi sudah ada di China dan masuk Indonesia juga cukup cepat. Karena itu kami mempercepat produksi untuk produk ini. Jadi, ketika ada kemungkinan produksi disetop, kami sudah punya (unitnya) untuk produk baru,” tutup Danang. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar