Pabrik PT SMK Mampu Produksi 12.000 Mobil Per Tahun

Berita Otomotif

Pabrik PT SMK Mampu Produksi 12.000 Mobil Per Tahun

BOYOLALI - PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) siap memproduksi sedikitnya 3.500 kendaraan Esemka Bima pada tahun pertama kehadirannya.

Jumlah ini terbilang masih jauh di bawah kapasitas produksi kendaraan yang diklaim mencapai 12.000 kendaraan per tahun. Itu artinya, dalam satu bulan setidaknya pabril mereka mampu menghasilkan 1000 kendaraan.

Meski demikian, Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian menegaskan bahwa PT SMK telah memiliki Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) yang telah diterbitkan oleh Kementeriannya untuk enam jenis kendaraan roda empat. Kendaraan tersebut terdiri dari kendaraan komersial dan penumpang.

“Empat di antaranya merupakan kendaraan komersial tipe pick up single cabin yang diberi nama Bima - Esemka, lalu satu tipe penumpang double cabin yang diberi nama Digdaya - Esemka dan satu tipe lagi kendaraan penumpang minivan dengan nama Borneo – Esemka,” tutur Menperin.

Beragam fasilitas pun diklaim sudah cukup mumpuni karena sudah dilengkapi dengan pengecatan body, lini perakitan mobil type monocoque, type chassis, gasoline engine, diesel engine, transmisi dan axle. Selain itu ada juga lini penyambungan transmisi motor diesel dan motor bensin, lini pengujian kendaraan statik atau elektronik, lini pengujian jalan, lini perbaikan kendaraan pascauji, area stock yard, show room dan fasilitas pendukung lainnya.

“Tentunya fasilitas produksi yang telah dimiliki PT SMK sebagai produsen mobil telah membawa pada suatu tahapan yang lebih maju dan layak untuk dapat memproduksi kendaraan roda empat. Ini kabar yang menggembirakan bagi industri otomotif di Tanah Air,” ungkap Menperin. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar