Oli Mahal Belum Tentu Sesuai Spesifikasi Mesin Mobil, Ini Cara Memilihnya

Berita Otomotif

Oli Mahal Belum Tentu Sesuai Spesifikasi Mesin Mobil, Ini Cara Memilihnya

JAKARTA - Para pemilik kendaraan yang ‘buta’ urusan teknis kadang memilih oli mobil hanya berdasar harga, dengan pertimbangan bahwa makin tinggi banderol kualitasnya makin bagus. Padahal, pemahaman tersebut salah.

Oli punya peran teramat penting dalam mendukung performa kendaraan. Pasalnya, cairan ini punya fungsi utama sebagai pelumas yang mengurangi friksi dan meminimalisir suhu panas yang terjadi saat mesin bekerja.

Ada pula fungsi-fungsi lainnya seperti mengurangi tumpukan kerak kotoran di ruang mesin. Karena itu, oli yang dipakai harus amat diperhatikan agar kinerja mesin optimal.

Jika servis di bengkel resmi, pastinya teknisi menyarankan produk oli resmi dari pabrikan. Tapi, kadang pemilik kendaraan ingin mencoba produk oli lain.

Bagi yang demikian, lihatlah dulu kesesuainnya dengan spesifikasi mesin mobil sebelum melihat harga jual. Inilah cara memilih oli yang sesuai dengan kendaraan kita masing-masing, seperti dikutip dan disarikan dari situs resmi Auto2000:

1. Baca Buku Manual
Jangan pernah malas membaca buku manual karena benda itu adalah gudangnya informasi mengenai kendaraan Anda. Di dalamnya ada penjelasan mengenai pelumas yang sesuai dengan kebutuhan mobil dan tahap pertama dalam memilih oli adalah mempelajarinya di buku manual.

2. Cek SAE
SAE (Society of Automotive Engineers) adalah parameter pertama yang dipakai dalam memilih oli mobil dan merupakan indeks kekentalan cairan yang ada pada oli mesin. Kode SAE adalah 0W-20, 0W-40, 10W-40, 20W-50 dan lain sebagainya.

SEA 0W-20, misalnya, menunjukkan bahwa oli memiliki kekentalan SAE 0 pada kondisi suhu dingin dan memiliki kekentalan SAE 20 pada kondisi suhu yang panas. Dengan demikian, semakin kecil angkanya kemungkinan oli untuk membeku atau mengeras pada suhu rendah semakin kecil.

3. Pelajari API Service
API (American Petroleum Institute) merupakan sebuah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin. Kualitas oli mesin sudah diklasifikasikan berdasarkan jenis, masa pakai, teknologi dan parameter lainnya.

Pemilik mobil wajib memperhatikan kode API service. Jangan sampai menggunakan oli mesin dengan API service lebih rendah dari yang ditetapkan pabrikan karena bisa menurunkan ketahanan mesin untuk jangka panjang.

4. Periksa Sertifikasi Oli
Dengan memilih oli yang telah tersertifikasi, maka oli tersebut telah terjamin standar dan kualitasnya karena telah diuji oleh lembaga independen serta kredibel. Beberapa badan yang mengeluarkan sertifikasi antara lain, API, ACEA, ILSAC dan JASO.

5. Lebih Baik Oli Sintetis
Secara garis besar, ada 2 jenis oli, yaitu oli mineral dan oli sintetis. Oli mineral berasal dari ekstraksi minyak bumi dan lebih alami. Masalahnya, oli jenis ini kurang bisa memenuhi tuntutan mesin mobil modern.

Sementara oli sintetis memiliki formula aditif yang diracik sesuai dengan kebutuhan mesin mobil modern. Oli jenis ini memiliki kadar penguapan yang rendah, tahan gesekan sehingga dapat melumasi komponen dengan baik, tahan oksidasi untuk mencegah karat dan punya daya pembersih tinggi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support