Oli Berkualitas Pendukung Efisiensi LCGC

Panduan Pembeli

Oli Berkualitas Pendukung Efisiensi LCGC

JAKARTA - Pertumbuhan mobil-mobil low cost green car (LCGC) di Indonesia setiap tahunnya terus tumbuh. Jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan LCGC pada periode Januari-Juli 2018 sudah mencapai 136.017 unit.

Mobil tersebut menjadi pilihan lantaran dijual dengan harga terjangkau yakni Rp 100-150 juta. Wajar, jika LCGC menjadi pilihan masyarakat untuk menemani segala aktivitas mereka.

Akan tetapi, kemacetan menjadi masalah yang kemudian muncul sebagai dampak dari penambahan jumlah kendaraan di jalan. Hal ini jelas akan 'memaksa' mesin bekerja lebih keras lantaran harus menghadapi kondisi stop and go.

Perkembangan teknologi terkini pada setiap kendaraan termasuk LCGG memang selalu disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, tak sedikit pula pemilik meragukan efisiensi BBM kendaraannya. Padahal, salah satu faktor penentunya berasal dari penggunaan pelumas yang tepat.

Berdasarkan fenomena tersebut, Shell Lubricants Indonesia akhirnya melahirkan Shell Helix Eco sebagai jawaban atas kebutuhan pemilik LCGC. Terasa spesial karena oli mesin ini dirancang khusus untuk pasar Tanah Air.

"Mesin ini muncul sekitar 3-5 tahun belakangan dan pasarnya terus tumbuh. Untuk itu, kami berupaya menghadirkan pelumas yang tepat karena meski kapasitas mesinnya kecil, tapi sudah canggih dan bertenaga," kata Edward Satrio, VP Consumer Brand Helix & Advance PT Shell Indonesia saat peluncuran Shell Helix Eco, Juni 2018 lalu.

Mereka juga coba memberikan identitas untuk mempertegas bahwa pelumas ini peruntukkan LCGC. Terlihat pada packaging melaui tulisan 'LCGC', diformulasi khusus untuk mesin hingga 1.200 cc dan menariknya dikemas dalam ukuran 3,5 liter.

"Kami ingin mengedukasi ke pasar agar menggunakan produk yang tepat untuk mobil mereka dan dengan volume 3,5 liter maka tidak ada pelumas yang terbuang atau tidak terpakai," sahut Edward.

Poin penting dari Shell Helix Eco ialah bahwa pelumas ini telah lulus standar API Service SN dan International Lubricant Standardization and Approval Committee (ILSAC) GF-5. Pihak Shell Indonesia mengatakan agar mendapatkan pengakuan ILSAC GF-5, oli harus punya peran dalam penghematan BBM.

"Selanjutnya soal ketahanan mesin pada temperatur tinggi dan terakhir mengenai stabilitas busa. Semakin banyak busa di bak mesin akan berbahaya. Apalagi, LCGC butuh oli yang tidak menimbulkan busa," terang Shofwatuzzaki, Shell Lubricants Technical Manager Indonesia.

Keunggulan utama Shell Helix Eco ini lah yang diklaim cocok untuk LCGC mendapatkan performa terbaik di berbagai kondisi jalan. Selain itu, material di dalamnya juga berfungsi menjaga usia pakai perangkat pada mesin.

Pelumas ini juga ditawarkan dengan harga cukup ekonomis dengan dua pilihan viskositas yaitu Shell Helix Eco 0W-20 (Full Synthetic) yang dijual Rp 325 ribu dan Shell Helix Eco 5W-30 (Synthetic) dengan harga Rp 305 ribu. Menarik bukan untuk pemilik LCGC? ###



Redaksi Mobil123

Redaksi Mobil123

Kami siap menyajikan informasi terbaru dari dunia otomotif baik itu dari sisi industri, teknologi hingga komparasi mobil terbaru. Terus ikuti kami melalui media sosial Facebook (facebook.com/mobil123), Twitter (@mobil123ID) dan Instagram (@mobil123id)


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual