Oli Bekas Berbahaya Jika Dibuang Sembarangan, Ini Solusinya

Panduan Pembeli

Oli Bekas Berbahaya Jika Dibuang Sembarangan, Ini Solusinya

JAKARTA – Jangan sembarangan membuang oli bekas, baik itu untuk sepeda motor maupun mobil, karena bisa merusak lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan. Gunakan kembali oli tersebut untuk berbagai keperluan, jika jumlahnya sedikit, atau serahkan ke pihak tertentu untuk didaur ulang atau dibuang.

Biasanya, panggantian oli kendaraan dilakukan di bengkel. Tentunya, di sana ada teknisi berpengalaman serta fasilitas lebih lengkap termasuk untuk pembuangannya.

Akan tetapi, masih ada juga pemilik kendaraan yang melakukannya sendiri. Apalagi jika kendaraan itu adalah motor-motor berkapasitas kecil yang pengerjaannya relatif lebih mudah.

Hal itu sah-sah saja. Yang penting, oli bekasnya jangan dilempar sembarangan di jalan, kebun kosong, atau saluran air.

“Oli bekas itu masuk kategori B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Jadi enggak oleh dibuang ke lingkungan,” tegas Sinung Wikantoro selaku Coordinator of Product Development Specialist Pertamina Lubricant dalam diskusi virtual dengan Forum Wartawan Otomotif (Forwot) pada Jumat (24/7/2020).

Jika kapasitasnya hanya 800 ml, oli bekas masih bisa disimpan dulu di tempat aman dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Seperti misalnya melumasi rantai, pagar, engsel pintu, atau gergaji mesin.

“Bisa juga untuk paku agar tidak karatan,” tandas dia.

Jika kapasitasnya lebih dari itu, Sinung mengingatkan agar oli tersebut diserahkan ke bengkel dengan standar prosedur operasional yang terjaga. Nanti, bengkel yang akan mengurusi pengelolaannya.

“Ada pengusaha-pengusaha dengan izin khusus pengumpulan limbah B3. Biasanya, mereka ambil di bengkel-bengkel. Oli jangan dibuang tapi dititipkan di bengkel langganan kita,” pungkasnya.

Oleh pihak industri yang tentu saja berkompeten, oli bekas bisa diproses dan dipakai lagi sebagai alternatif bahan bakar industri. Bisa pula didaur ulang untuk menjadi oli lagi.

“Oli-oli tertentu bisa dari daur ulang oli bekas. Tapi tidak semua jenis oli. Kami (Pertamina Lubricants sendiri tidak bermain di situ karena kami ada sumber ‘segar’ sendiri dari kilang minyak di Cilacap serta Dumai. Mari kita tanggung jawab pada lingkungan. Jangan sampai oli bekas tumpah ke lingkungan,” tegas Sinung. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar