NHTSA: Kemungkinan Recall di Tahun 2015 Lebih Banyak dari 2014

Berita Otomotif

NHTSA: Kemungkinan Recall di Tahun 2015 Lebih Banyak dari 2014

DETROIT - Tidak bisa kita pungkiri bahwa di tahun 2014 kemarin, recall kendaraan menjadi salah satu isu yang hangat untu diperbincangkan. Sedikitnya, ada lebih dari 60 juta kendaraan diseluruh dunia yang di recall akibat cacat produksi dan dapat berakibat fatal. Namun ironisnya, jumlah tersebut mungkin akan meningkat di tahun 2015 ini.

“Hal ini disebabkan cara untuk pengujian keselamatan kendaraan akan ditingkatkan kualitasnya dan recall kendaraan akan menjadi salah satu prioritas,” ungkap Mark Rosekind dari U.S. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memantau perbaikan dilakukan oleh para produsen kendaraan.

Dengan publikasi besar-besaran terhadap isu keselamatan berkendara, termasuk dengar pendapat dengan para pelaku industry otomotif seperti General Motors, Takata Corp, Honda Motor Co dan Toyota Motor corp menjadikan konsumen menjadi lebih peduli akan keselamatan berkendara dan keamanan dari mobilnya. Sedikitnya, ada 75.000 pemilik kendaraan yang melaporkan potensi kerusakan pada kendaraannya. Jumlah ini meningkat 40.000-45.000 dalam setahunnya.

Tahun lalu saja di Amerika Serikat, ada sedikitnya 60 juta kendaraan yang terpaksa ditarik untuk dibetulkan. Jumlah ini meningkat dari rekor sebelumnya yang dicapai pada tahun 2004 dengan total recall mencapai 30,8 juta. Peningkatan ini sebagian besar dialami oleh mobil GM dan mobil-mobil yang menggunakan airbag dari Takata.

Apakah akan mempengaruhi Indonesia? Belum jelas. Namun beberapa kendaraan di Indonesia yang menggunakan airbag Takata memang dilakukan penarikan. “Kita mungkin akan melihat adanya peningkatan dalam recall di tahun 2015, jadi sebaiknya pasang sabuk pengaman anda,” tutup Rosekind. [Adi/Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123

Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter.



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual