New Peugeot 3008 Sudah Terpesan 33 Unit

Berita Otomotif

New Peugeot 3008 Sudah Terpesan 33 Unit

JAKARTA – New Peugeot 3008 sudah terpesan sebanyak 33 unit, ini berkat strategi yang dilakukan tim sales Peugeot Indonesia.

Andyka Susanto, Operating Manager PT Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation (Peugeot Indonesia)  mengatakan bahwa ke 33 unit mobil tersebut dijual dengan hanya mengandalkan brosur. Pelanggan sendiri belum pernah melihat mobil  pesanannya di Indonesia, karena peluncuran mobil ini saja baru dilakukan kemarin (rabu, 28 Maret 2018).

“Kami hanya menjual brosur di enam bulan terakhir dalam mengenalkan Peugeot 3008 ini. Namun para pelanggan tetap serius untuk melakukan SPK. Biaya SPK nya pun beragam mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 150 juta,” ungkapnya.

Dari jumlah itu, sedikitnya 60 persen pemesan Peugeot 3008 adalah pelanggan lama dan hendak mengganti mobil Peugeot mereka. Sementara, sisanya adalah para konsumen baru yang belum pernah memiliki Peugeot.

“Jadi pada Natal 2017, konsumen kami banyak yang berlibur ke Eropa. Nah, pulang dari sana mereka datang ke dealer kami dan memesan Peugeot 3008. Kami terima pemesanannya namun memang untuk unitnya sendiri, ketika itu masih belum ada,” ungkapnya.

Saat ini, Ia mengaku sudah mendapatkan supply sebanyak 28 unit. Namun unit tersebut masih belum bisa dikirimkan ke pelanggan karena masih ada beberapa proses yang harus dilalui, sesuai dengan aturan di Indonesia

“Peugeot 3008 harus melalui proses homologasi terlebih dahulu. Idealnya masih menunggu sekitar 45 hingga 30 hari lagi. Tetapi banyak pelanggan yang meminta agar mobilnya tiba terlebih dahulu sembari menunggu proses homologasi selesai,” tambah Andyka.

Ia pun menegaskan bahwa Peugeot 3008 di Indonesia memiliki spesifikasi tertinggi yang sama dengan di luar negeri. Kehadiran Peugeot 3008 diharapkan mulai fokuskan Peugeot Indonesia untuk menggarap pasar mobil di Tanah Air.

“Spesifikasinya sama dengan yang di negara lain tanpa ada pengurangan spesifikasi. Kami pernah mencoba studi untuk mengurangi spesifikasi namun ternyata harganya tidak berbeda jauh dengan spesifikasi lengkap, masih ada dikisaran Rp 600 juta. Bila melihat konsumennya, pengurangan spek justru hanya membuat mobil ‘nanggung’, maka dari itu kami lebih memilih untuk mengambil versi tinggi,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual