Modfikasi Gila, VW Beetle Raksasa Dibangun Dari Sasis Truk

Berita Otomotif

Modfikasi Gila, VW Beetle Raksasa Dibangun Dari Sasis Truk

CALIFORNIA - VW Beetle raksasa ini dibuat dari sasis truk, besarnya 40 persen lebih besar dari versi standar.

VW Beetle atau di Indonesia akrab disebut VW kodok merupakan mobil legendaris. Mobil yang dibuat atas inisiasi atau ide pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler sebagai "LCGC" atau mobil dengan harga terjangkau saat itu.

Ferdinand Porsche yang berhasil mewujudkan ide Hitler tersebut. Dan kemudian disebut sebagai mobil rakyat (volks wagen).

Memang mobil yang eksis sejak 1938 ini akhirnya diputuskan untuk distop produksinya beberapa lalu. Namun demikian penggemar militannya tak akan pernah habis, terutama para pecinta VW Beetle klasik.

vw beetle raksasa
VW Beetle klasik hingga saat ini masih dijaga eksistensinya oleh para penggemarnya. Salah duanya dilakukan oleh Scott Tupper dan ayahnya, yang membuat Beetle khusus dikenal sebagai "Huge Bug".

Dari namanya tentu menggambarkan wujud aslinya. Ya VW Beetle ini berukuran raksasa dan bukan cuma melakukan modifikasi dari mobil yang sudah ada, tapi mereka membuatnya sendiri. Ini tentu sangat unik, tidak seperti modifikasi lainnya yang kebanyakan membuat mobil replika dengan skala yang lebih kecil untuk mainan anak-anak atau diecast.

Awalnya Scott dan sang ayah ingin punya VW Beetle lain dari yang lain, akan tampil mencolok serta menjadi perhatian juga nyaman saat dikendarai dengan AC juga power streering. Tidak imut-imut seperti kumbang atau kodok yang melintas di jalan tapi menjadi sangat besar.

Hasilnya, mereka memutuskan untuk membuat Beetle yang 50% lebih besar dari model standar. Namun ternyata hal ini tidak berjalan mulus karena ukuran tersebut ternyata ilegal untuk digunakan di jalan umum dan akhirnya mereka memutuskan menurunkan rasio besarnya menjadi 40 persen saja.

Modfikasi Gila VW Beetle Raksasa Dibangun Dari Sasis Truk
Dari tampilan, mereka sepakat untuk mencetak digital VW Beetle 1959. Body kemudian dipindai, mereka mendigitalisasi kemudian setelah selesai diperbesar 40 persen dan kemudian dibuat sebagai mal untuk membuat bodi kustom.

Pada bagian sasis tentu mereka tidak bisa menggunakan VW Beetle standar. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan sasis truk buatan Dodge. Kemudian, sebagai sumber tenaga mereka mempercayakan mesin V8 5.7 liter milik Dodge Magnum.

Ketika semuanya selesai, ada bisa melihat VW Beetle ini menjadi sangat besar dibanding versi standarnya, bahkan disebut lebih besar dari Hummer. Detail desainnya baik eksterior maupun interior tergolong otentik dengan finishing yang sempurna dan dilengkapi fitur mobil terkini seperti power window juga jok berpemanas. 

Yang menarik juga terdapat panel meter asli dari Dodge untuk mengetahui kondisi mesin dan lainnya. Namun posisinya disenyembunyikan di bawah dasbor dan punya braket hidrolik yang bisa dinaik turunkan.

Lainnya, Huge Bug menggunakan transmisi otomatis. Namun agar sama dengan aslinya menggunakan transmisi manual, pedal tetap dibuat 3, buat gas, rem dan yang biasa digunakan berfungsi sebagai kopling diganti untuk pengereman.

Hasil dari modifikasi Huge Bug ini tentu menarik perhatian para penggemar fanatik VW Beetle. Scott juga mengatakan bahwa telah mendapat tawaran menarik dari seseorang yang ingin membelinya. Namun sampai berita ini diturunkan, mobil ini masih milik Scott dan sang ayah. [Ari] 



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar