Mobil Bekas Gunakan Pertamax, Untungnya Jangka Panjang

Panduan Pembeli

Mobil Bekas Gunakan Pertamax, Untungnya Jangka Panjang

JAKARTA - Pertamax nyatanya menjadi salah satu langkah preventif untuk menjaga kondisi mesin kendaraan, terutama mobil bekas dari kerusakan akibat salah memilih bahan bakar minyak (BBM).

Terdapat fenomena menarik semenjak penetapan ganjil-genap, khususnya di wilayah ibukota. Adanya Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta nomor 92 tahun 2018 ini rupanya berdampak padabisnis otomotif, utamanya pengusaha mobil bekas.

Seperti disebutkan dari berbagai sumber, penjualan mobil bekas mengalami peningkatan. Kondisi itu terjadi di rentang Juni-Juli 2018 lalu di mana penjualan di salah satu pusat penjualan mobil seken di WTC Mangga Dua naik hingga 100 unit tiap bulannya.

Tentu saja ini memberi keuntungan bagi pihak showroom lantaran banyak masyarakat yang membutuhkan mobil kedua untuk mendukung aktivitasnya. Namun, bukan berarti pemilik mobil seken lantas tenang karena mereka tetap harus lebih ekstra memperhatikan kondisi mesin. Terutama bagi pembeli mobil injeksi yang kemungkinan tak mendapatinya dalam keadaan prima.

“Masalah umum jika ada masalah di ruang bakar biasanya karena ada penumpukan sisa pembakaran (carbon). Gejalanya mesin jadi ngelitik dan tenaga tidak maksimal,” kata Taqwa SS dari Garden Speed.

Pemilihan BBM yang tepat bisa menjadi salah satu cara dini untuk menghindari biaya perawatan lebih besar di kemudian hari. Taqwa melanjutkan penggunaan BBM yang tidak tepat bakal memengaruhi kondisi mesin, terlebih menggunakan bahan bakar di bawah anjuran pihak pabrikan.

BBM Pertamax dapat menjadi opsi utama untuk pemilik mobil bekas dengan sistem pembakaran injeksi. Meski dibanderol lebih mahal dari BBM Premium atau Pertalite, Pertamax dengan kandungan RON 92 tentunya memiliki keunggulan.

“Tetap harus dilihat lebih dulu speknya, minimal sama dengan yang direkomendasikan. Oktan BBM yang sesuai tentu akan membantu durability mesin. Apalagi, rata-rata mobil injeksi bekas atau baru minimal (anjuran BBM) sudah RON 92 dengan kompresi 10,5:1 – 13:1 dan Pertamax pilihan tepat,” tutur Taqwa lagi.

Pertamax punya pembakaran sempurna. Itu karena bahan bakar ini memiliki deterjen yang berfungsi membersihkan mesin dan klep di ruang bakar. Terdapat pula kandungan aditif Demusifier pada Pertamax yang bersifat keep clean and clean up.

Zat tersebut berfungsi menyempurnakan proses kimia dalam pembakaran, membersihkan mesin dari semua timbunan kotoran mencegah korosi pada saluran dan tangki bensin serta meningkatkan kinerja mesin.

Tak hanya bertugas membersihkan ruang bakar, BBM ini juga dapat meminimalisir terjadinya efek buruk kondensasi pada mesin. Pertamax pun mampu menjaga kemurniannya terhadap air. Dengan begitu, penggunaan BBM jadi lebih efisien karena zat yang terkandung di dalamnya dimaksimalisasi untuk menangkal gangguan penyebab kerusakan mesin.

Bayangkan ketika mesin mobil bekas tersebut mengalami korosi dan kerusakan pada komponen lainnya. Selain tak punya tenaga maksimal, biaya penggantian spare parts di mesin pun jadi lebih mahal ketimbang secara rutin mengkonsumsi BBM berkualitas seperti Pertamax.

Meski harganya lebih mahal, pemakaian Pertamax bakal menguntungkan pemilik kendaraan terutama dalam langkah merawat mobil-mobil bekas bermesin injeksi. Satu lagi, Pertamax adalah bahan bakar ramah lingkungan. ###



Redaksi Mobil123

Redaksi Mobil123

Kami siap menyajikan informasi terbaru dari dunia otomotif baik itu dari sisi industri, teknologi hingga komparasi mobil terbaru. Terus ikuti kami melalui media sosial Facebook (facebook.com/mobil123), Twitter (@mobil123ID) dan Instagram (@mobil123id)


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support