Mobil Overheat Tapi Radiator Tak Bermasalah ? Mungkin Ini Penyebabnya

Panduan Pembeli

Mobil Overheat Tapi Radiator Tak Bermasalah ? Mungkin Ini Penyebabnya

JAKARTA - Ketika mesin mobil overheat (terlampau panas), tersangka utamanya memang radiator. Tapi, bagaimana jika radiator ternyata tak bocor?

Overheat adalah mimpi buruk bagi pengemudi kendaraan. Soalnya, jika itu terjadi, mobil tidak boleh diapa-apakan lagi dan harus diistirahatkan cukup lama di pinggir jalan sebelum melakukan perbaikan.

Overheat tidak hanya bisa terjadi karena masalah pada radiator. Ada pula potensi penyebab dari sektor lain, apalagi jika diiringi gejala lain seperti berkurangnya produksi tenaga mesin secara signifikan.

Penyebabnya, menurut situs resmi Auto2000, bisa berasal dari kerusakan pada gasket silinder head. Komponen ini sendiri merupakan penyambung yang terletak di antara blok mesin dan kepala silinder, baik pada mobil bermesin bensin maupun diesel.

Fungsi utamanya ialah mempertahankan kompresi pada ruang bakar sekaligus mencegah kebocoran oli maupun cairan pendingin masuk ke ruang pembakaran. Jika terjadi kebocoran pada gasket, pertemuan antara blok mesin dan kepala silinder (silinder head) menjadi tidak rapat.

Efeknya yang pertama adalah mesin mobil yang overheating. Pasalnya, dari celah kebocoran gasket, air radiator mengalir sehingga menggangu kerja sistem pendinginan mesin.

Efek kedua adalah terganggunya performa mesin. Ini karena kebocoran gasket silinder head juga mengakibatkan kebocoran kompresi.

Hal tersebut akhirnya bakal menurunkan tenaga mesin karena salah satu syarat mesin dapat hidup dengan normal adalah terdapatnya tekanan kompresi yang cukup.

Perbaikan dan Pencegahan
Jika kerusakan ini terjadi, Auto2000 sebagai jaringan penjualan dan purnajual terbesar Toyota di Indonesia langsung mengambill tindakan melakukan penggantian gasket silinder head. Untuk menghindari resiko yang lebih parah, pemilik kendaraan bisa pula melakukan penggantian pada overhaul silinder head.

Secara umum, kerusakan gasket silinder head terjadi karena faktor usia kendaraan. Akan tetapi, tetap ada tips agar umur komponen tersebut maksimal terutama pada kendaraan yang silinder head-nya menggunakan baut elastis region (bukan plastik region).

Untuk jenis ini, selalu lakukan pemeriksaan kekencangan (momen) dari baut silinder head secara periodik saat servis berkala setiap 10.000 km. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support