Mobil Murah Citroen C3 Nantinya Berpotensi Dirakit di Indonesia

Berita Otomotif

Mobil Murah Citroen C3 Nantinya Berpotensi Dirakit di Indonesia

JAKARTA – Citroen mengakui adanya potensi melakukan perakitan kendaraan di Indonesia pada masa mendatang. Model dengan peluang terbesar sementara ini adalah Citroen C3.

Citroen baru-baru ini mengumumkan balik lagi ke Indonesia dengan menggandeng Indomobil Group. Meski demikian, aktivitas komersial merek mobil asal Prancis tersebut baru dimulai pada 2023.

Brand Chief Executive Officer Citroen Vincent Cobee mengungkapkan bakal merilis Citroen C5 Aircross, Citroen e-C4, plus Citroen C3 pada tahun pertama. Ia kemudian mengungkapkan yang paling berpeluang diproduksi lokal nantinya adalah C3.

Sport utility vehicle (SUV) kompak yang bisa disebandingkan dengan Toyota Raize ini, menurut dia, akan dijual dengan harga di bawah Rp300 juta. Adapun yang akan mengaspal di Indonesia pada 2023 merupakan buatan Chennai, India.

Selain itu, C3 juga dibuat di Brazil.

“Mengenai hal ini (perakitan lokal), kami harus melihatnya pada saat permulaan (ketika baru berjualan dan meluncur) dan bagaimana kemudian,” pungkas Cobee dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (4/10/2022).

Mantan Head of Datsun Global tersebut mengungkapkan ada dua model lagi dengan harga di bawah Rp300 juta yang akan meluncur dalam dua sampai tiga tahun. Akan tetapi, ia sama sekali tidak bisa membahas kedua model itu.

Head of Business Development Indomobil Group Andrew Nasuri menambahkan sejak awal kolaborasi pihaknya berdiskusi dengan Citroen maupun Stellantis—induk perusahaan Citroen—mengenai rencana perakitan lokal.

Mereka bertiga, lanjut Andrew, memiliki fokus sama yakni memperbesar industri omotif Indonesia.

“Kegiatan manufacturing dan lokalisasi menjadi arah dan tujuan kami bersama,” tegasnya.

Ada dua cara yang bisa mereka tempuh untuk melakukan produksi di Indonesia. Pertama adalah dengan memanfaatkan pabrik-pabrik Indomobil Group yang sudah eksis, sedangkan yang kedua ialah menggelontorkan investasi lebih besar untuk membangun pabrik baru.

“Untuk saat ini kami masih dalam pembicaraan mengenai apakah perlu menggunakan fasilitas (pabrik) yang sudah ada atau membangun yang baru. Itu tergantung antara lain dari model-model yang nantinya diproduksi, volumenya, juga kedalaman lokalisasinya,” papar Andrew. [Xan]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar