Mobil Listrik Dipermasalahkan, Dahlan Iskan Siap Ganti Biaya Pengadaan

Berita Otomotif

Mobil Listrik Dipermasalahkan, Dahlan Iskan Siap Ganti Biaya Pengadaan

JAKARTA - Mobil listrik yang dahulu digadang-gadang oleh Dahlan Iskan tersandung masalah. Dua orang dijadikan tersangka.

Dahlan pun bicara. Mantan Menteri BUMN ini menegaskan dirinya siap mengganti seluruh pengeluaran terkait pengadaan mobil listrik ini.

"Saya bersedia mengganti seluruh pengeluaran sponsorship maupun CSR untuk pengadaan mobil listrik kalau memang proyek tersebut tidak diperbolehkan menggunakan dana sponsorship atau CSR," dalam keterangannya di GarduDahlan.com.

"Saya merasa sedih karena mantan anak buah saya di kementerian BUMN dijadikan tersangka karena mengkoordinasikan CSR/sponsorship untuk pembuatan mobil listrik."

Orang yang dijadikan tersangka oleh jaksa tindak pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) adalah ‎Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi (DA) selaku pihak swasta yang mengerjakan proyek serta Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, Agus Suherman (AS) yang disangkakan meminta atau memerintahkan 3 BUMN untuk membiayai pengadaan mobil listrik serta menunjuk tersangka DA untuk mengerjakan proyek tersebut.

"Mobil listrik tersebut dibuat dengan tujuan untuk dipersembahkan sebagai program green energy pada KTT APEC di Bali. Seingat saya BUMN memang diminta mendukung suksesnya KTT APEC. Bahwa yang dipercaya mengerjakannya adalah Ir. Dasep Ahmadi, MSc, memang saat itu baru lulusan ITB tersebut yang sudah membuktikan secara nyata mampu membuat mobil listrik," jelas Dahlan.

"Saya belum tahu berapa dana untuk pengembangan mobil listrik tersebut. Tapi kalau uang saya tidak mencukupi, saya yakin bisa minta tolong teman-teman saya yang peduli dengan kemajuan anak bangsa untuk membeli mobil tersebut," tambahnya.

Saat ini, 16 mobil ramah lingkungan yang dibuat ‎akhirnya tidak bisa benar-benar digunakan. Ke-16 mobil tersebut dihibahkan ke 6 universitas yaitu UI, ITB, UGM, Unibraw dan Universitas Riau‎.

"Saya sedih masalah ini jadi perkara pidana. Saya berharap teman-teman tidak patah semangat," ujar Dahlan.

"Selama ini BUMN juga mengalokasikan dana yang besar untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya. Saya juga tidak tahu apakah yang seperti itu juga tidak boleh."

Padahal sebelumnya mobil karya Dasep Ahmadi juga berada di Museum Listrik dan Energi Baru (Museum LEB) yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Posisi mobil listrik Dasep itu mendapat tempat istimewa di sana karena berdiri tepat di depan museum LEB dan hanya ditutupi tenda permanen tanpa dinding.

Di atapnya tertulis 'Electric Vehicle Charging Station'. Di bagian kiri mobil ada tempat untuk mengisi daya listrik. Masih menggunakan kelir hijau, sama seperti saat kemunculannya pertama kali pada 2013 silam.

Nah, rupanya mobil ini sudah dimuseumkan untuk kebutuhan edukasi masyarkat Indonesia. Kepada Mobil123.com di Januari lalu, Dasep yang merancang mobil listrik yang diproduksi di Depok ini, menjelaskan kalau mobil ini merupakan salah satu mobil listrik nasional tersukses di Indonesia yang digarap oleh anak-anak bangsa. Wajar mobil listrik ini pantas dikenang. Dan sebagai penanda mobil ini dimuseumkan di museum LEB.

"Ya itu jadi kenang-kenangan. Ini mobil listrik pertama di Indonesia. Di sana buat edukasi masyarakat Indonesia," ucap Dasep (8/1/2015).

Mobil listrik ini dilengkapi motor tipe AC dengan voltage 120 VDC dengan tenaga 50 hp. Saat pembuatannya mobil ini diklaim menggunakan teknologi tercanggih, yaitu lithium ion yang berkapasitas tinggi dan dapat di-fast charging.

Baterai mobil ini bisa terisi penuh dalam 4-5 jam pengisian, sedangkan dengan fast charging hanya perlu waktu sekitar 30 menit. Dengan sekali ini bisa menjelajah 135 km dengan kecepatan maksimal 120 km/jam. [Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual