Mobil Jepang Dominan di Indonesia, Hyundai: Semua Merek Punya Keunikan

Berita Otomotif

Mobil Jepang Dominan di Indonesia, Hyundai: Semua Merek Punya Keunikan

JAKARTA – Hyundai percaya setiap merek mobil punya keunikan masing – masing, termasuk pula mereka yang makin serius menggarap pasar otomotif Indonesia di tengah hegemoni merek – merek Jepang.

Hyundai kini sedang membangun pabrik berkapasitas produksi 150 ribu unit per tahun di Cikarang, Bekasi. Kapasitas dari basis perakitan mobil pertama Hyundai di Asia Tenggara ini akan terus ditambah hingga menjadi 250 ribu unit per tahun, dengan total investasi USD 1,55 miliar hingga 2030.

Pada 6 November 2020 kemarin, mereka juga meluncurkan dua mobil listrik termurah di Nusantara, Ioniq plus Kona EV. Harga on-the-road Jakarta keduanya ‘hanya’ Rp 600 jutaan.


Pasar mobil Tanah Air sendiri hingga kini didominasi oleh merek – merek Jepang. Pangsa pasar para pemain dari ‘Negeri Sakura’ secara total mencapai lebih dari 95 persen, termasuk pada 2020 yang merupakan tahunnya pandemi virus Corona (Covid-19).

Data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) Januari – September 2020 yang dirilis Gaikindo menunjukkan bahwa total pasar berjumlah 372.046 unit. Sebanyak 362.408 unit di antaranya dikuasai oleh merek – merek Jepang.

Artinya, mereka menguasai 97,41 persen pasar mobil nasional. Para pemain lain yang berasal dari China, Korea Selatan, dan negara – negara Eropa hanya disisakan kurang dari 3 persen.

Hyundai, ketika ditanyakan mengenai cara berkompetisi dengan merek – merek Jepang, mengatakan akan mengedepankan keunikan yang mereka miliki. Eksekusi dari segala strategi yang mereka miliki juga disertai perluasan jaringan penjualan dan purnajual.


“Kami yakin setiap brand (merek) tentu punya keunikan masing – masing. Mereka juga punya segmen berbeda – beda, kendaraan – kendaraan yang ditawarkan pun berbeda dan Hyundai berusaha hadir di Indonesia dengan keunikan kami sendiri. Visi kami adalah ‘progress for humanity’, mendukung mobilitas di Indonesia, dan terdepan dalam teknologi,” ucap Astrid Ariani Widjana, General Manager Marketing PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID) menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers virtual peluncuran Ioniq dan Kona EV.

Makmur, Deputy Director HMID, menjelaskan bahwa selain menjual mobil listrik mereka akan tetap menjual model – model bermesin konvensional. Mantan Direktur Penjualan Suzuki Indonesia ini juga sedikit menyinggung soal rencana MPV dan SUV Hyundai di pasar Indonesia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar