Mobil Hybrid Lebih Hemat Bensin Hingga 85 Persen

Berita Otomotif

Mobil Hybrid Lebih Hemat Bensin Hingga 85 Persen

JAKARTA – Mobil hybrid, baik hybrid biasa maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), terbukti punya efisiensi bahan bakar minyak (BBM) 46 – 82 persen jika dibandingkan dengan mobil konvensional bermesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE).

Seperti diketahui, pemerintah pada tahun ini berencana menerbitkan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) berisi berbagai insentif untuk membuat penjualan mobil hybrid plus mobil listrik di Indonesia berkontribusi 20 persen dari pasar pada 2025. Dalam 3 – 5 tahun setelah meluncur, model-model yang diberikan insentif kemudian harus merakitnya secara lokal.

Temuan efisiensi bahan bakar minyak mobil hybrid serta PHEV sendiri merupakan salah satu kesimpulan dari paparan studi komprehensif mobil listrik tahap satu yang dilakukan oleh Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), plus Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan sokongan Kementerian Perindustrian dan Toyota pada Selasa (6/11/2018) di Jakarta. Masih ada lagi studi tahap dua per 1 November 2018 hingga Januari 2019 oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Udayana.

Di dalam studi tahap satu, ketiga perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air tersebut secara bergantian diberikan enam unit kendaraan yang terdiri dari dua Toyota Corolla, dua Prius hybrid, serta dua Prius PHEV. Tiap universitas diberi waktu sekitar 60 – 100 hari untuk melakukan uji jalan dalam kondisi sesungguhnya hingga ribuan kilometer.

“Karena energi yang digunakan itu tergantung massa dan kecepatan, maka penumpang dalam pengujian pun kami simulasikan berjumlah dua, tiga, atau empat orang dalam perjalanan jarak jauh. Inilah  yang disebut real driving experience,” ucap Agus Purwadi, Ketua Tim Mobil Listrik Nasional dari ITB dalam paparan.

Dengan rute, kontur jalan, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, dan jarak tempuh berbeda-beda, hasil pengujian pun berlainan. UI membukukan efisiensi BBM 46 persen bagi hybrid dan 65 persen bagi PHEV jika dibandingkan mobil bermesin konvensional.

UGM, di sisi lain, mencatatkan efisiensi 52 persen (hybrid) serta 82 persen (PHEV). Adapun ITB memberikan hasil 51 persen (hybrid) dan 59  persen (PHEV).

Emisi Gas Buang
Di samping meriset soal konsumsi BBM, ada pula penelitian tentang komparasi emisi gas buang. Tim dari UI menemukan produksi polusi mobil hybrid maupun PHEV masing-masing lebih rendah 46 persen dan 54 persen ketimbang mobil konvensional.

Sementara itu, hasil dari UGM adalah 52 persen (hybrid) dan 63 persen (PHEV). Adapun ITB  mencatatkan hasil 51 persen (hybrid) serta 59 persen (PHEV). [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar