Mitsubishi Xpander Kena Recall, Masalahnya Ada di Komponen Ini

Berita Otomotif

Mitsubishi Xpander Kena Recall, Masalahnya Ada di Komponen Ini

JAKARTA – Mitsubishi Xpander terkena recall (penarikan dan perbaikan gratis) karena adanya potensi masalah pada komponen di sistem penyaluran bahan bakarnya.

Mitsubishi, melalui keterangan resmi pada Senin (22/6/2020), mengumumkan recall untuk Xpander tahun produksi 2017—saat pertama kali meluncur—hingga 2019. Total unit yang termasuk dalam kampanye ini mencapai 139.111 unit.

Pengumuman tersebut, menurut merek berlogo tiga berlian itu, merupakan wujud kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.53 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Penarikan Kembali Kendaraan Bermotor. Ini juga menjadi bentuk tanggung jawab dan komitmen Mitsubishi dalam memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen.

“Program kampanye perbaikan merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan guna memastikan keamanan dan kenyamanan serta menjamin layanan purna jual berkualitas bagi para pengguna kendaraan penumpang Mitsubishi di Indonesia,” ucap Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Sekadar mengingatkan, Xpander merupakan low multi purpose vehicle (LMPV) Mitsubishi yang menjalani debut global di Tanah Air pada 10 Agustus 2017. Model ini sempat menggemparkan dengan waktu inden yang bisa mencapai setengah tahun dan penjualannya juga mencapai rekor.

Pompa Bahan Bakar
Lebih lanjut, recall Xpander digelar setelah hasil investigasi Mitsubishi menunjukkan potensi fuel pump (pompa bahan bakar) di dalam tangka dapat berhenti beroperasi. Jika ini terjadi, mesin tidak dapat dinyalakan atau pun berhenti bekerja.

Penyebabnya kemungkinan adalah impeller yang memuai dan berubah bentuk, kemudian bergesekan dengan bagian di sekitarnya sehingga komponen ini berhenti berputar. Karena itulah, ketika Xpander masuk bengkel, teknisi bakal memeriksa label model fuel pump Xpander dan melakukan pergantian unit fuel pump lawas dengan yang sudah disempurnakan.

Secara total, proses pemeriksaan plus penggantian bisa memakan waktu sekitar dua jam. Pemeriksaan diestimasikan bakal menghabiskan waktu satu jam. Sementara itu, pemeriksaan serta penggantian membutuhkan waktu dua jam.

Kampanye ini dimulai sejak hari pertama pengumuman, 22 Juni 2020. Mitsubishi menjamin proses perbaikan komponen yang menjadi subyek recall tidak akan dikenakan biaya sama sekali. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar