Mitsubishi Outlander PHEV dan Eclipse Cross Tidak Punya Target Muluk-Muluk

Berita Otomotif

Mitsubishi Outlander PHEV dan Eclipse Cross Tidak Punya Target Muluk-Muluk

TANGERANG – Mitsubishi Outlander PHEV serta Eclipse Cross dipercaya tidak akan laris seperti duet Pajero Sport dan Xpander.

Mulai dipasarkan di di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Mitsubishi tidak memasang target muluk-muluk pada Outlander PHEV. Mereka menyadari bahwa kendaraan ramah lingkungan tersebut dipasarkan dengan banderol yang terbilang mahal.

Seperti telah diwartakan sebelumnya, Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) ditawarkan dengan harga Rp 1.289 miliar. Dengan harga tersebut pabrikan berlambang Tiga Berlian ini memasang terget yang cukup kecil yakni lima unit saja.

“Target penjualan PHEV terus terang bukan seperti Pajero Sport dan Xpander. Ini kendaraan pionir dan baru di distribusikan di GIIAS, tentunya pasar untuk segmen ini kecil. Kami targetkan dua sampai lima unit terjual selama GIIAS,” kata Imam Choeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group MMKSI, dalam jumpa pers di GIIAS 2019, Jumat (19/7/2019).

Mitsubishi Eclipse Cross yang sama-sama baru ditawarkan di GIIAS 2019 dibebani target sedikit lebih besar. SUV yang mengusung banyak fitur terkini tersebut diharapkan bisa merecoki kompetitor di kelasnya.

“Kami berharap Eclipse Cross bisa bersaing dan mendapat pasar sebanyak 20 persen di kelas medium SUV,” tutur Budi Darmawan Daulay, Head of Sales and Marketing Region 1 di tempat yang sama.

Mitsubishi Eclipse Cross mengusung konsep “Built to Impress”, memiliki desain stylish Dynamic Shield yang merupakan DNA Mitsubishi Motors. Fitur yang disandang ECLIPSE CROSS meningkatkan rasa percaya diri, untuk mereka yang dinamis dan progresif. [Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar