Mitsubishi Siap Sedia Jual Truk Listrik di Indonesia

Berita Otomotif

Mitsubishi Siap Sedia Jual Truk Listrik di Indonesia

JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menyatakan kesiapannya untuk menjual truk listrik jika ada permintaan di Indonesia.

Indonesia memang sedang dilanda demam wacana kendaraan listrik. Hal ini ditandai dengan telah ditandatangainya Perpress Nomer 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan oleh Presiden Joko Widodo pada 8 Agustus 2018.

Namun demikian hingga saat ini, Pemerintah secara resmi belum melansir Juklak dan Juknis tentang kendaraan listrik tersebut apalagi berbicara infrasuktur seperti tempat charge hingga soal insentif yang akan diterima untuk kendaraan listrik. Semua menanti kejelasan ini, mulai para pengguna hingga pabrikan kendaraan. 

Hingga berita ini diturunkan, baru sejumlah pemerintah daerah yang memberikan keringanan pajak, dan BBN (Bea Balik Nama) untuk kendaraan listrik.

Namun demikian pihak pabrikan sudah beberapa yang sudah menyatakan kesiapannya untuk menjual mobil listrik. Tak hanya pabrikan kelas kendaraan penumpang, KTB yang bermain kelas kendaraan komersial khususnya truk juga menyatakan siap menjual.

"Kita lihat pasar, kalo untuk truk listrik secara kebutuhan juga belum, konsumen masih ragu. Jika diluar negeri sudah, artinya Fuso (KTB) sendiri sudah siap, jika Indonesia sudah siap ya kita tinggal datangkan saja dari principal kita," jelas Sudaryanto, Deputy Group Head, FUSO Branding Group.

Pria yang akrab disapa Toto ini juga menjelaskan bahwa prinsipal mereka sudah menjual truk listrik bernama Ecanter. Untuk diketahui, beberapa negara sudah mulai menjualnya, salah satunya adalah Taiwan.

KTB sendiri akan kembali memperlihatkan turk listrik tersebut pada pameran GIICOMVEC (Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo) 2020 yang akan berlangsung 5 – 8 Maret mendatang setelah sebelumnya di GIIAS 2017. Namun jika sebelumnya model prototype, kali ini Ecanter versi produksi yang akan dipamerkan untuk melihat respon pasar. 

“Kalau di GIIAS prototype, kalau sekarang versi siap jual,” tambah Toto. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar