Mitsubishi Recall 1.278 Pajero Super, Delica, dan Lancer di Indonesia

Berita Otomotif

Mitsubishi Recall 1.278 Pajero Super, Delica, dan Lancer di Indonesia

JAKARTA – Mitsubishi melakukan recall (penarikan dan perbaikan gratis) terhadap lebih dari 1.200 unit Pajero Super, Delica, dan Lancer SEi di Indonesia karena potensi permasalahan pada airbag.

Mitsubishi, melalui keterangan resmi, mengumumkan recall terhadap ketiga model tersebut sejak Jumat (1/2/2019) sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor. Pajero Super yang terkena recall adalah varian Exceed dengan periode produksi 2008 – 2013 dan populasinya berjumlah hanya 62 unit di Tanah Air.

Delica yang mesti menjalani pemeriksaan dan perbaikan adalah rakitan 2014 – 2016 dengan populasi 996 unit. Adapun Lancer SEi dengan potensi problem pada airbag adalah rakitan 2006 – 2012 berjumlah 220 unit.

Dengan demikian, total jumlah kendaraan yang terkena recall untuk ketiga model ini ialah 1.278 unit. Menurut Mitsubishi, dealer-dealer kendaraan penumpang dan niaga ringan bakal menghubungi para pemilik mobil yang terkena recall dan mereka disarankan melakukan service booking demi kemudahan dan efisiensi waktu.

Waktu pemeriksaan plus perbaikan adalah tiga jam untuk Pajero Super Exceed. Sementara, untuk Delica maupun Lancer SEi, durasinya adalah dua jam. Mitsubishi menekankan aktivitas pemeriksaan serta perbaikan tidak memungut biaya apapun dari konsumen.

“Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan serta memberikan jaminan layanan purna jual berkualitas untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi para pengguna kendaraan Mitsubishi di Indonesia. Dengan demikian konsumen tidak perlu khawatir dalam keseluruhan proses kepemilikan kendaraan penumpang Mitsubishi. Terbukti, walaupun model kendaraan yang dimaksud sudah tidak lagi didistribusikan secara resmi oleh MMKSI, komitmen dan tanggung jawab merek terhadap konsumen tetap dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti kampanye perbaikan ini,” papar Irwan Kuncoro, Sales and Marketing Director PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia

Body Inflator Airbag
Recall kali ini dilakukan karena adanya temuan potensi pecah pada Body Inflator Airbag (komponen mekanis pengembang kantung udara) yang kemudian menyebabkan terpentalnya material komponen tersebut. Pengemudi atau penumpang pun bisa terluka ketika airbag mengembang saat terjadi tabrakan frontal.

Pada Pajero Super, penggantian Body Inflator Airbag dilakukan pada sisi pengemudi maupun penumpang. Sementara, pada dua model lain, penggantian hanya pada sisi pengemudi. Komponen penggantinya sendiri dikembangkan tanpa menggunakan bahan kimia ammonium nitrate yang menyebabkan potensi tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar