Mitsubishi Outlander PHEV Sudah Terjual 200 Ribu Unit

Berita Otomotif

Mitsubishi Outlander PHEV Sudah Terjual 200 Ribu Unit

TOKYO - Mitsubishi Outlander PHEV, mobil ramah lingkungan yang juga sudah lama ‘mengintip’ pasar Indonesia, baru mencapai tonggak baru penjualan.

Mitsubishi Motors Corporation (MMC), melalui keterangan resmi pada Kamis (11/4/2019), mengumumkan pencapaian total penjualan Outlander PHEV yang sudah mencapai 200 ribu unit di seluruh dunia sejak meluncur enam tahun lalu. Adapun SUV yang pertama kali menjalani debut dunia di Jepang pada 2013 ini sudah dipasarkan di lebih dari 50 negara.

Berdasarkan data JATO Dynamics Limited, Outlander PHEV memegang status sebagai kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terlaris di dunia pada akhir Desember 2018. Di Eropa, mobil ini pun menjadi PHEV terpopuler secara berturut-turut selama empat tahun belakangan, dari dari 2015 sampai 2018.

Outlander PHEV 2019 dipersenjatai mesin 2.4-liter yang disempurnakan untuk menjadi makin irit bensin. Penyempurnaan lain termasuk kapasitas baterai yang meningkat 15 persen, output baterai bertambah 10 persen, plus output motor listrik meningkat 17 persen.

Aspek kedinamisan berkendaranya juga disempurnakan. Di samping itu, mode berkendara ditambah lagi dengan Sport Mode dan Snow Mode.

Berdasarkan spesifikasi serta pengetesan di Eropa dan Jepang, mampu memproduksi karbon dioksida (CO2) dalam level lebih rendah. Emisinya ‘hanya’ mencapai 40 g/km (NEDC Correlated) atau 46 g/km (WLTP).

Konsumsi bahan bakar minyaknya juga amat irit. Data menunjukkan efisiensinya mencapai 1,8 liter/100 km (NEDC Correlated) atau 2.0 liter/100 km.

Jarak tempuh nihil emisi Outlander PHEV dalam mode full electric adalah 54 km (NEDC Correlated) atau 45 km (WLTP). Roda empat satu ini diakui masih menjadi wujud pencapaian teknologi tertinggi Mitsubishi dan diklaim sudah mampu mendemonstrasikan tolok ukur skala permintaan konsumen terhadap mobil listrik, seiring dengan pergeseran dari mesin konvensional ke teknologi tersebut di industri otomotif.

Agen pemegang merek Mitsubishi di Indonesia sebenarnya sudah ingin memasukkan Outlander PHEV ke Indonesia sejak 2014. Akan tetapi, rencana itu terpendam karena faktor tingginya harga jual maupun regulasi.

Ketika pemerintah berniat memberikan insentif pajak untuk mobil hybrid serta listrik murni melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV), wacana peluncurannya di Indonesia kembali mengemuka. Bahkan, pabrikan berlogo tiga berlian ini mengatakan bakal ada kejutan soal mobil ramah lingkungan pada 2019 dari mereka. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support