Mitsubishi Lancer, Legenda Sedan Sport yang Selalu Diingat

Berita Otomotif

Mitsubishi Lancer, Legenda Sedan Sport yang Selalu Diingat

JAKARTA – Mitsubishi Lancer diluncurkan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor selaku agen pemegang merek (APM) Mitsubishi Motors di Indonesia pada tahun 1981. Sejak saat itu, Mitsubishi Lancer pun menjadi salah satu mobil yang paling digemari oleh banyak anak muda karena perfomanya. 

Pada tahun tersebut, PT KTB hanya menghadirkan satu varian yaitu Mitsubishi Lancer 1400SL. Sedan sport ini menggunakan mesin berkapasitas 1400cc berteknologi silent shaft, transmisi manual lima percepatan. Mobil ini pun sempat mengalami beberapa kali facelift sebelum akhirnya stop produksi pada 1984.

Kejayaan yang berhasil diraih Mitsubishi Lancer 1400SL pun tidak disia-siakan oleh PT KTB. Pada tahun 1984 mereka meluncurkan Lancer terbaru dengan dua pilihan yaitu sedan dan hatchback. Kedua model tersebut menggunakan mesin 1.500cc dengan lima percepatan manual.

Kemudian di tahun 1987, PT KTB kembali menghadirkan Mitsubishi Lancer DanGan bermesin 1.600cc SOHC karburator (GLX). Kemudian mobil ini dilakukan pengembangan dengan mesin baru 1600cc DOHC injeksi berlabel varian GTi.

PT KTB masih terus menghadirkan pembaruan pada mobil ini hingga pada tahun 1992, mereka menghadirkan Mitsubishi Lancer Le-Dan Gan yang hadir dengan 3 varian, yaitu GLX (1500cc SOHC karburator MT/AT), GLXi (1600cc SOHC injeksi), GTi (1800cc DOHC 16V injeksi). 

mitsubishi lancer evo

Lima tahun kemudian, PT KTB melakukan pembaruan lagi. Kali ini mereka hanya menghadirkan dua varian yaitu  GLXi dan SEi. Meski beragam ubahan sudah dilakukan mulai dari penggunaan beragam aksesoris dan fitur keselamatan, mesinnya masih menggunakan tipe lama.

Mitsubishi Lancer facelift kembali dibawa oleh PT KTB pada akhir 2001. Meski facelift, ubahan desain tetap terasa berkat kehadiran headlamp dan bumper berdesain baru. Untuk mesin pun sudah mendapatkan piliha yaitu INVECS III 1.8 CVT SEi dan 1.6 GLXi

Di tahun 2008, PT KTB pun meluncurkan Lancer EX dengan satu pilihan saja yaitu 2.0 GT. Meski hanya satu varian, Mitsubishi tetap memperhatikan perfoma kendaraan ini. Salah satunya adalah dengan menghadirkan mesin baru yaitu 4B11 berteknologi MIVEC DOHC.

Setelah itu, PT KTB tidak lagi meluncurkan Mitsubishi Lancer. Bahkan, pada tahun 2015, Mitsubishi Motors Corporation akhirnya memutuskan untuk menghentikan mobil yang telah menjadi legenda di mata penggemarnya.

Di tahun tersebut, Mitsubishi Motors Corporation menghadirkan Lancer Evolution X Final Edition sebagai penutup perjalanan mobil legendaris tersebut. Guna membuatnya lebih spesial, Mitsubishi pun hanya memproduksi sebanyak 1.000 unit.

Beragam ubahan dilakukan oleh Mitsubishi untuk menjadikan model andalannya ini bisa ditutup dengan manis. Ubahan paling terasa berada pada sisi eksteriornya yang dibuat sedemikian rupa agar terkesan sporty bila dibandingkan dengan generasi lainnya.

Sementara untuk mesinnya, Lancer Evo X Final Edition akan mempertahankan mesin empat silinder berkapasitas 2,0 liter. Meski menggunakan mesin yang sama, Mitsubishi mengklaim sudah melakukan beberapa pengubahan untuk membuatnya memiliki perfoma lebih baik ketimbang dengan di model sebelumnya.

  • Berubah Menjadi SUV

Nama besar Lancer tidak bisa ditinggalkan begitu saja oleh Mitsubishi. Untuk itu mereka pun mengembangkan sebuah mobil SUV yang diklaim merupakan reinkarnasi dari Mitsubishi Lancer yang sudah dihentikan produksinya.

Mobil tersebut diberi nama dengan Mitsubishi E-Evolution Concept dan sudah dikenalkan pada beberapa ajang pameran. Bukan sekedar SUV, namun Mitsubishi mengatakan bahwa ini akan menjadi ‘low-slung, highly-aerodynamic SUV Coupé’.

Mobil yang akan ditampilkan pada ajang Tokyo Motor Show ini akan hadir dengan all-wheel-drive powertrain dengan ‘advanced Artificial Intelligence technology’. Apapun teknologi yang digunakan, dipastikan mobil ini akan sangat menarik perhatian.

Wajar, karena Mitsubishi menggunakan desain yang sangat agresif. Dari teaser yang ditampilkan, Mitsubishi e-Evolution memiliki lampu belakang berbentuk ‘Shuriken’ dan floating roof. Garis aerodinamika dibuat sedemikian rupa sehingga menjadikan mobil terlihat lebih berotot.

mitsubishi e-evolution

Mobil konsep ini pun sudah dilenglapi dengan lampu LED dengan desain yang meyipit sehingga memberi kesan sporty. Sementara pada bagian belakang, headlamp juga menggunaan LED dengan bentuk menyeruapai shuriken sehingga membuatnya tampil berbeda.

Menariknya, selain ‘hidup kembali’, Mitsubishi e-Evolution Concept akan menjadi salah satu mobil listrik dengan teknologi terbaru. Salah satu teknologi terbaru adalah penggunaan baterai i-MiEV yang masih jarang digunakan oleh manufaktur saat ini.

Mitsubishi e-Evolution Concept akan menggunakan tiga motor listrik. Satu motor listrik akan digunakan di bagian depan sementara dua lainnya akan diletakkan di belakang. Dengan kombinasi tersebut, diyakini produksi torsi mobil akan lebih meningkat.

Sistem AI (Artifical Intelligence) juga sudah melengkapi mobil ini. Sistem ini akan mengontrol kendaraan dengan baik dan mampu meningkatkan keselamatan serta keamanan berkendara. e-Evolution Concept juga memiliki CPU yang akan membantu pengemudi dengan mengontrol pergerakan lingkar kemudi dan memberikan berbagai saran atau informasi secara real-time. Informasi tersebut akan diperoleh pengemudi baik itu secara visual dan audio. [AHY/IDR]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

Video
All-new Toyota Yaris 2020 semakin canggih. Salah satu teknologi atau fitur generasi keempat Yaris ini adalah bisa parkir sendiri. Harga Yaris 2020 ...

Komentar